NTP Catat Rekor Tertinggi Sejarah, Mentan Amran: Makan Bergizi Gratis Angkat Derajat 160 Juta Petani

Jakarta, PR Politik – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan gerakan transformasi besar yang memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan 160 juta petani dan peternak di Indonesia. Kebijakan ini dinilai bukan sekadar pemenuhan gizi, melainkan instrumen strategis untuk mengangkat derajat ekonomi rakyat kecil.

Efek positif kebijakan era Presiden Prabowo ini tercermin pada data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada Februari 2026 mencapai angka 125,45. Capaian tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah pencatatan resmi BPS di Indonesia.

Kenaikan NTP sebesar 1,50 persen pada Februari 2026 dipicu oleh pertumbuhan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 2,17 persen, yang jauh melampaui kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,65 persen. Tren ini menunjukkan bahwa pendapatan petani tumbuh lebih cepat dibandingkan pengeluaran mereka.

Mentan Amran menyebutkan bahwa sektor hortikultura mencatatkan lompatan NTP paling signifikan, yakni dari 119,62 menjadi 139,57. Pertumbuhan ini juga diikuti oleh subsektor perkebunan rakyat, peternakan, dan perikanan.

“Sekitar 160 juta petani dan peternak kita mensuplai kebutuhan dapur MBG. Ini adalah program mulia, bukan hanya untuk pemenuhan gizi, tetapi untuk kemaslahatan umat,” tegasnya.

Program MBG menciptakan ekosistem ekonomi yang menghubungkan langsung area produksi di sawah dan kandang dengan dapur-dapur konsumsi masyarakat di seluruh pelosok nusantara. Permintaan besar terhadap komoditas seperti beras, telur, daging, dan sayuran dipastikan akan menggerakkan roda ekonomi desa serta memperkuat peran UMKM di sektor pangan.

“Program Bapak Presiden Prabowo sangat berpihak pada rakyat. Ini nyata, karena langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mengangkat kesejahteraan petani dan peternak,” ujarnya.

Baca Juga:  Data BPS: Produksi Beras Nasional 2025 Melonjak 13,54% Menjadi 34,77 Juta Ton, Mentan Optimistis Swasembada di Depan Mata

Kementerian Pertanian menyatakan kesiapan penuh untuk menyokong kebutuhan MBG, didukung oleh cadangan beras nasional yang saat ini mencapai angka kokoh sebesar 4,6 juta ton. Mentan menekankan bahwa program ini adalah wujud nyata keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

“Ini adalah program untuk rakyat. Program yang memastikan anak-anak kita sehat, petani kita sejahtera, dan ekonomi bangsa kita semakin kuat. Inilah wujud nyata kemaslahatan rakyat,” pungkasnya.

Melalui sinergi lintas sektor, Kementan optimistis program ini akan menjadi pilar utama dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan serta kesejahteraan masyarakat yang merata.

sumber : Kementan RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru