Cilacap, PR Politik (22/11) – Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti, menyatakan bahwa masyarakat pesisir Cilacap kini dapat bernapas lega setelah selesainya pembangunan tanggul pengaman pantai sepanjang 6 kilometer. Infrastruktur ini dibangun untuk melindungi kawasan Tegalkamulyan dan Kamiren dari ancaman abrasi akibat gelombang tinggi Laut Selatan, terutama saat musim purnama.
“Pada Agustus 2021, gelombang pasang bahkan menyebabkan beberapa titik tanggul jebol, merusak banyak area dan berdampak pada lebih dari 400 nelayan di Lengkong, Kamiren, dan Menganti,” ujar Novita dalam acara tasyakuran pembangunan tanggul di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (21/11/2024).
Menurut Novita, pembangunan tanggul ini merupakan langkah konkret untuk perlindungan jangka panjang, bukan sekadar solusi sementara. Legislator dari Dapil Jawa Tengah VIII itu menyatakan bahwa pembangunan tanggul ini bermula dari usulan yang ia ajukan dalam rapat bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada November 2021.
“Dengan alokasi anggaran sebesar Rp326 miliar, proyek ini akhirnya dapat terealisasi pada tahun 2023, berkat dukungan penuh dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Selain berfungsi sebagai pelindung permukiman dan tambak dari abrasi, tanggul ini juga dilengkapi dengan fasilitas publik seperti jogging track dan ruang terbuka hijau. Novita berharap kawasan tersebut dapat berkembang menjadi destinasi wisata baru yang menarik wisatawan lokal maupun luar daerah.
“Pemerintah daerah dan pelaku UMKM diharapkan memanfaatkan potensi ini untuk meningkatkan perekonomian lokal,” tambah Novita.
Baca Juga: Fraksi PKS Tegaskan Komitmen untuk Prolegnas Berpihak pada Rakyat
Novita Wijayanti juga menyoroti pentingnya pemberdayaan nelayan dengan menyediakan fasilitas tambahan seperti tambatan kapal dan breakwater untuk mendukung kegiatan perikanan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan para nelayan.
“Tanggul ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi juga komitmen untuk menjaga keberlanjutan sosial dan ekonomi masyarakat pesisir,” tegasnya.
Novita menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tanggul ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BBWS Serayu Opak, dan masyarakat Cilacap. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk merawat fasilitas ini agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Dengan semangat gotong royong, kita harapkan Cilacap menjadi wilayah yang lebih aman, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.
Tanggul ini tidak hanya menjadi perlindungan bagi masyarakat pesisir, tetapi juga simbol upaya bersama dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Cilacap.
Sumber: fraksigerindra.id















