Novita Wijayanti Kawal Pembangunan Jembatan Gantung di Cilacap dan Banyumas

Anggota Komisi V DPR RI, Hj. Novita Wijayanti, S.E., M.M | Foto: DPR RI (dok)

Cilacap, PR Politik – Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan pembangunan sejumlah jembatan gantung di Kabupaten Cilacap dan Banyumas, Jawa Tengah. Menurutnya, keberadaan jembatan gantung sangat vital bagi masyarakat pedesaan, terutama untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga akses layanan kesehatan.

Novita menilai kondisi jembatan di wilayah tersebut sudah memprihatinkan dan berpotensi membahayakan keselamatan warga. “Jembatan gantung bukan hanya sekadar penghubung antarwilayah, tetapi juga penghubung harapan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidupnya. Karena itu, pembangunan ini harus benar-benar terealisasi sesuai kebutuhan warga,” kata Novita dalam keterangannya, Kamis (18/9/2025).

Salah satunya di Desa Sindangbarang, Kecamatan Karangpucung, yang berpenduduk 7.559 jiwa. Jembatan gantung di desa ini menjadi jalur utama petani mengangkut hasil panen ke pasar sekaligus akses penting bagi pelajar dan warga yang membutuhkan layanan kesehatan. Namun, kondisi jembatan saat ini dinilai sudah tidak layak dan membahayakan.

Kondisi serupa juga terjadi di Desa Pangawaren yang dihuni 4.848 jiwa. Jembatan gantung di desa tersebut merupakan akses vital menuju sekolah, pasar, dan lahan pertanian. Demikian pula di Desa Bantarpanjang, Kecamatan Cimanggu, jembatan gantung menjadi urat nadi transportasi warga untuk berbagai aktivitas, termasuk menuju pusat ekonomi dan Puskesmas.

Sebagai anggota Komisi V yang membidangi infrastruktur dan perhubungan, Novita menegaskan akan mengawal penuh realisasi pembangunan jembatan gantung di daerah pemilihannya, Banyumas-Cilacap. Ia berharap pembangunan dapat segera direalisasikan agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat pedesaan.

Menurutnya, pemerataan pembangunan infrastruktur hingga pelosok desa merupakan kunci dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. “Pembangunan ini adalah aspirasi masyarakat yang kami perjuangkan. Saya akan pastikan proyek ini terus dikawal agar menjadi solusi nyata bagi warga Cilacap,” tegas legislator Fraksi Partai Gerindra ini.

Baca Juga:  H. Iskandar Salurkan Bantuan Sosial di Kecamatan SP Padang, OKI

Meski demikian, Novita mengingatkan pembangunan tidak bisa dilakukan sekaligus di seluruh titik karena keterbatasan kuota anggaran. Proses pembangunan, kata dia, akan dilakukan secara bertahap dan bergilir, baik di Cilacap maupun Banyumas.

“Cilacap dan Banyumas sama-sama memiliki kebutuhan infrastruktur yang mendesak,” pungkasnya.

 

Sumber: fraksigerindra.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru