Mentan Laporkan Perkembangan Pangan kepada Presiden Prabowo, Produksi Beras Naik 14 Persen

Jakarta, PR Politik – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan perkembangan sektor pertanian nasional kepada Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah pertemuan terbatas di Istana Negara. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo meminta laporan menyeluruh terkait pangan, mulai dari produksi hingga distribusi.

Menurut Mentan Amran, kondisi pertanian Indonesia saat ini aman. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional diperkirakan naik 14,09 persen pada periode Januari hingga Agustus 2025, mencapai 24,97 juta ton. Amran juga menyebutkan stok beras nasional berada di posisi 4,2 juta ton, jumlah tertinggi selama ini.

“Kami sampaikan juga kepada seluruh masyarakat bahwa kondisi kita aman karena stok kita tertinggi selama ini,” jelasnya.

Mentan Amran juga melaporkan kemajuan program cetak sawah baru yang merupakan bagian dari strategi Kementan untuk menjamin ketahanan pangan nasional. Program ekstensifikasi dan intensifikasi ini berjalan baik di berbagai wilayah seperti Papua Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan.

Stabilisasi Harga dan Pengawasan Mutu Beras

Untuk menjaga stabilitas harga, pemerintah telah meluncurkan operasi pasar besar-besaran. Amran menyebutkan ada 1,3 juta ton beras SPHP dan 360 ribu ton bantuan sosial yang siap didistribusikan.

“Ini bagian dari upaya kami menstabilkan harga dan memastikan ketersediaan di seluruh wilayah,” terangnya.

Terkait pengawasan mutu, Amran melaporkan hasil investigasi terhadap 268 merek beras di pasaran, di mana 212 merek ditemukan tidak sesuai standar.

“Ini bukan sekadar soal oplosan, tapi soal pelanggaran terhadap regulasi mutu,” tegas Amran. Ia menambahkan, hasil temuan ini telah dilaporkan kepada Kapolri dan Jaksa Agung, dan akan ditindaklanjuti sesuai arahan Presiden.

Mentan Amran menekankan bahwa Presiden Prabowo memberi perhatian besar pada isu pangan dan pentingnya keberlanjutan produksi.

Baca Juga:  Kolaborasi Kemenperin dan IKEA: 118 IKM Lokal Tembus Pasar Global Melalui Teras Indonesia

“Arahan beliau sangat jelas. Pelaku usaha yang tidak mematuhi ketentuan, akan ditindaklanjuti,” tutupnya.

 

sumber : Kementan RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru