Canberra, PR Politik – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, melakukan kunjungan kerja ke Canberra, Australia, untuk serangkaian pertemuan dalam rangka penguatan hubungan bilateral kedua negara. Salah satu agenda utama adalah pertemuan 2+2 bersama Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, dengan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, serta Menlu Australia, Penny Wong.
Pertemuan ke-9 ini dilaksanakan di Gedung Parlemen Australia pada 28 Agustus 2025. Pertemuan ini membahas isu-isu strategis terkait kerja sama politik, pertahanan, dan keamanan, serta perkembangan geostrategis di kawasan Pasifik dan Timur Tengah.
“Pertemuan 2+2 memiliki arti strategis bagi hubungan RI-Australia, khususnya pada sektor politik luar negeri dan pertahanan, serta upaya bersama dalam memelihara perdamaian dan stabilitas kawasan,” ujar Menlu Sugiono pada pembukaan pertemuan.
Para menteri sepakat untuk menindaklanjuti pembahasan antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Anthony Albanese pada Annual Leaders’ Meeting Mei lalu. Pembahasan mencakup penguatan kerja sama maritim melalui pembentukan Indonesia-Australia Maritime Dialogue dan program Maritime Domain Awareness.
“Sebagai negara yang saling berbagi batas laut, Indonesia dan Australia perlu meningkatkan kerja sama maritim ke arah yang lebih jauh,” tegas Menlu Sugiono.
Kedua negara juga menyepakati Kemitraan Indonesia-Australia untuk Perdamaian dan Stabilitas sebagai upaya bersama dalam menjaga stabilitas kawasan. Dalam konteks global, mereka menyoroti konflik kemanusiaan di Gaza dan menyerukan gencatan senjata serta kelancaran penyaluran bantuan kemanusiaan. Menlu Sugiono secara khusus menyambut baik rencana Australia untuk mengakui negara Palestina pada Sidang Majelis Umum PBB bulan September.
Sebelum pertemuan 2+2, Menlu Sugiono juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Menlu Penny Wong untuk membahas implementasi Rencana Aksi Kemitraan Strategis Komprehensif 2025-2029. Pertemuan ini mencakup bidang perdagangan, investasi, kerja sama pembangunan, dan hubungan antarmasyarakat. Usai pertemuan, Menlu Sugiono dan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kehormatan kepada PM Anthony Albanese.
“Hubungan Indonesia dan Australia saat ini berada di titik yang sangat baik. Ini tidak lepas dari faktor kesamaan kepentingan kedua negara, upaya proaktif kedua pemerintahan, dan dukungan masyarakat di berbagai sektor kerja sama,” demikian disampaikan Menlu Sugiono.
sumber : Kemlu RI















