Jakarta, PR Politik – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sukses membawa ratusan Industri Kecil dan Menengah (IKM) masuk ke ekosistem ritel global melalui program “Teras Indonesia”. Kolaborasi strategis dengan IKEA Indonesia ini terbukti efektif memperkuat branding produk lokal serta memperluas akses pasar bagi para pelaku usaha kecil di tanah air.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa program ini telah menjadi magnet bagi para pelaku IKM yang ingin menaikkan kasta produk mereka ke standar internasional.
“Teras Indonesia merupakan kerja sama kemitraan strategis yang sangat diminati oleh banyak IKM. Capaian program ini cukup membanggakan karena Kemenperin terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi guna mengangkat jenama produk lokal IKM agar dapat masuk ke ekosistem pasar industri yang lebih luas,” ujarnya dalam keterangan resminya, Jumat (30/1).
Sepanjang tahun 2025, sebanyak 118 IKM telah lolos kurasi ketat, di mana 98 di antaranya berhasil memamerkan produk mereka di tujuh gerai IKEA yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, hingga Bali.
Keunggulan utama program ini terletak pada skema kemitraan yang sangat berpihak pada IKM. IKEA menyediakan fasilitas booth secara gratis tanpa memberlakukan potongan pendapatan dari hasil penjualan.
Direktur Jenderal IKMA, Reni Yanita, menjelaskan bahwa seluruh hasil transaksi sepenuhnya menjadi hak para pelaku IKM.
“Dalam program ini, IKM menyiapkan tenaga penjualan secara mandiri. IKEA tidak memberlakukan potongan pendapatan maupun memungut biaya apa pun, sehingga seluruh hasil transaksi menjadi milik IKM. Selain itu, IKM juga mendapatkan pembekalan dan pelatihan agar produknya semakin menarik untuk dipasarkan,” jelasnya.
Tercatat, nilai penjualan IKM melalui program ini selama tahun 2025 mencapai angka fantastis Rp936,99 juta, dengan kontribusi terbesar berasal dari gerai IKEA Alam Sutera.
Tidak sekadar berjualan, para peserta Teras Indonesia juga mendapatkan pelatihan intensif mengenai teknik displai produk, manajemen tata letak, pemilihan tema warna, hingga penyusunan katalog yang profesional.
Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan, Budi Setiawan, menekankan pentingnya narasi produk dalam meningkatkan nilai jual. “IKM memperoleh banyak perspektif baru dalam mengombinasikan berbagai elemen untuk meningkatkan nilai jual jenama, sehingga produknya semakin siap naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas,” tambahnya.
Melihat animo yang tinggi, Kemenperin memastikan program Teras IKEA akan berlanjut sepanjang tahun 2026. Proses kurasi saat ini tengah berlangsung dengan sistem pendaftaran yang dibuka setiap triwulan.
Program ini diharapkan terus melahirkan jagoan-jagoan lokal baru seperti Kallama Art, IKM aksesori tembaga yang sukses memperluas jaringannya ke sektor perhotelan setelah mengikuti pameran ini.
“Produk kami menjadi lebih dikenal. Hal ini memotivasi kami untuk terus berkembang, tidak hanya di ritel, tetapi juga berpeluang mengikuti pameran di hotel dan berbagai kanal lainnya,” ungkap Liza Lestari, pemilik Kallama Art.
sumber : Kemenperin RI















