KLH/BPLH Gelar Penghijauan di Denpasar, Perkuat Ekosistem Pasca Banjir Bali

Denpasar, PR Politik – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mengambil langkah nyata memulihkan ekosistem Bali pasca banjir dengan menggelar gerakan penghijauan di Kota Denpasar. Upaya ini menjadi bagian penting strategi adaptasi perubahan iklim dan penguatan ketahanan lingkungan di wilayah perkotaan.

“Penghijauan ini bukan sekadar seremoni, melainkan respon konkret kita bersama untuk memperkuat daya lenting ekosistem pasca banjir. Pohon yang ditanam akan memperkuat struktur tanah, mengurangi limpasan air hujan, meningkatkan kapasitas infiltrasi, serta menjaga kualitas udara,” tegas Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq.

Bencana banjir yang melanda Bali menjadi pengingat bahwa ekosistem masih rentan terhadap perubahan iklim dan tata ruang yang belum optimal. Oleh karena itu, penghijauan menjadi langkah strategis untuk memulihkan fungsi lingkungan dan mencegah bencana serupa di masa depan melalui pendekatan Ecosystem-Based Adaptation (EbA).

Kegiatan penghijauan ini dilakukan di Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Kota Denpasar, yang dikembangkan sebagai kawasan konservasi dan edukasi lingkungan oleh Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Bali Nusra KLH/BPLH. Sebagai wujud nyata komitmen, sebanyak 500 pohon produktif dan bernilai ekologis ditanam, termasuk mangga, majegau, rejasa, nagasari, nangka, dan cempaka.

Menteri Hanif mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk aktif dalam gerakan penghijauan. “Saya berharap kegiatan ini menjadi titik awal. Jangan berhenti di sini. Teruslah menanam, teruslah menanam, dan teruslah menanam,” ujarnya.

Partisipasi publik dinilai sebagai kunci keberhasilan pemulihan lingkungan. Kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat, perlu terus diperkuat untuk memastikan keberlanjutan ekosistem kota.

“Penghijauan ini adalah simbol harapan. Harapan bagi masa depan lingkungan yang lebih baik, sekaligus warisan ekologis yang akan dinikmati oleh generasi mendatang,” tutup Hanif.

Baca Juga:  Menlu RI Sugiono Hadiri Pertemuan 2+2 di Australia, Perkuat Hubungan Strategis dan Stabilitas Kawasan

 

 

sumber : Kemenlh RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru