Kemhan dan Kemnaker Bersinergi, Wamenhan Kejar Sertifikasi Vokasi untuk Penyandang Disabilitas Sipil

Jakarta, PR Politik – Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI Donny Ermawan Taufanto bertemu Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor untuk memperkuat kolaborasi terkait dukungan terwujudnya sertifikasi bagi lulusan vokasi penyandang disabilitas, di kantor Kemnaker, Jakarta, pada Senin (6/10).

Pertemuan ini menindaklanjuti perintah Presiden Prabowo agar Pusat Rehabilitasi (Pusrehab) Kemhan tidak hanya membuka fasilitas Rehabilitasi Vokasi-nya bagi prajurit TNI, tetapi juga bagi masyarakat sipil penyandang disabilitas.

Wamenhan Donny menekankan bahwa Pusrehab memiliki pengalaman 57 tahun dan 15 jenis pelatihan vokasi. Kolaborasi ini bertujuan agar penyandang disabilitas sipil dapat memperoleh pelatihan, sertifikasi, dan kembali bekerja.

Wamenaker Afriansyah Noor menyatakan kesiapan Kemnaker untuk mendukung penuh inisiatif ini. Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan asistensi dan kolaborasi untuk memperluas program pelatihan vokasi dan program Return to Work, termasuk bagi personel TNI purnawirawan/cacat kerja dan keluarga TNI.

Untuk memastikan lulusan vokasi diakui, anggota BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) menjelaskan bahwa Pusrehab dapat mendirikan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) sendiri atau menggunakan LSP Kemnaker.

Wamenhan menargetkan proses pendirian LSP di Kemhan dapat diselesaikan dalam waktu dekat, dan diharapkan sertifikasi bagi lulusan vokasi Pusrehab dapat diresmikan bertepatan dengan Hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember mendatang.

Turut hadir mendampingi Wamenhan dalam pertemuan tersebut yaitu Dirjen Kuathan Kemhan, Kapusrehab Kemhan dan Kepala RSPPN Jenderal Sudirman.

 

 

sumber : Kemhan RI

Baca Juga:  Wamenkeu Sebut Belanja Pemerintah Pusat Mei 2025 Terelaisasi Pada Rp694,2 T

Bagikan: