Wonosobo, PR Politik – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan pembangunan dua embung sebagai infrastruktur tampungan air irigasi di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Kehadiran Embung Dieng 1 dan Embung Dieng 2 memberikan manfaat besar dalam memperkuat ketersediaan air irigasi, khususnya pertanian sayuran dataran tinggi yang menjadi komoditas unggulan Kabupaten Wonosobo.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur air seperti bendungan, bendung, embung, dan waduk memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
“Kementerian PU terus berkomitmen membangun dan menyelesaikan infrastruktur pengelolaan air seperti bendungan, bendung, embung, hingga waduk di berbagai daerah. Kehadiran infrastruktur ini sangat penting untuk mendukung ketersediaan air irigasi pertanian, menjaga produktivitas lahan, serta memastikan pasokan pangan tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan musim kemarau atau perubahan iklim,” kata Menteri Dody.
Pembangunan kedua embung ini, yang dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak sejak Mei 2024 dan telah selesai 100%, sangat vital bagi pertanian setempat.
Embung Dieng 1 terletak di Desa Dieng, Kecamatan Kejajar, dengan volume tampung 3.284,7 m³. Embung ini mampu melayani irigasi pertanian seluas 58,10 hektare dan berfungsi sebagai kolam retensi untuk mengendalikan banjir. Sementara itu, Embung Dieng 2 dengan volume tampung 4.064 m³ melayani irigasi seluas 5,35 hektar dan juga dikembangkan sebagai destinasi wisata.
Dengan dukungan irigasi dari Embung Dieng, pasokan air bagi sentra produksi sayuran dataran tinggi seperti kentang, wortel, dan bawang putih, serta komoditas khas seperti carica, purwaceng, tembakau, dan kopi arabika, dapat terjamin sepanjang tahun, yang diharapkan memberi dampak positif bagi kesejahteraan petani.
sumber : Kemenpu RI















