Jakarta, PR Politik – Kementerian Sosial (Kemensos) berkolaborasi dengan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) untuk mewujudkan kesejahteraan bagi penyandang disabilitas. Melalui kerja sama ini, 11 pemuda-pemudi tunarungu, yang merupakan alumni binaan Sentra Mulya Jaya Jakarta Timur, diberi kesempatan untuk bekerja di berbagai unit kerja PT MAP.
Penasihat I Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemensos, Fatma Saifullah Yusuf, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata keadilan sosial. “Perekrutan ini berangkat dari inisiatif kolaboratif antara Kemensos dengan MAP Grup. Program ini tentu merupakan wujud nyata pelaksanaan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dimana seluruh warga negara berhak mendapatkan perlakuan adil di dalam aspek kehidupan, memiliki hak dan kewajiban yang sama, yang setara, yang seimbang, termasuk juga hak untuk hidup layak dan sejahtera serta terhindar dari kesenjangan sosial,” kata Fatma, Senin (4/8/2025).
Dari 15 orang yang diusulkan, 11 orang berhasil lolos seleksi dan akan ditempatkan di Food Hall Plaza Indonesia, Converse Kota Plaza Bangka, Calvin Klein Grand Indonesia, dan Hoka Grand Indonesia, serta di kantor pusat MAP sebagai karyawan magang. Fatma berpesan agar para pekerja tunarungu ini bekerja dengan baik dan menjadi teladan bagi ribuan penyandang disabilitas lainnya.
“Khususnya buat teman-teman tuli yang hari ini di terima bekerja di MAP, jangan pernah menyia-nyiakan kesempatan yang sangat baik ini, kalian harus rajin bekerja, jadi orang yang jujur, menjaga kedisiplinan dan tunjukkan bahwa benar kalian memang memiliki kemampuan dan layak sebagai seorang profesional di bidangnya, kenapa? Karena masih ribuan teman kalian penyandang disabilitas yang ingin di terima oleh masyarakat dan dapat bekerja seperti kalian disini, jadi bersyukurlah, bekerjalah dengan baik dan jangan lupa selalu berdoa,” pesan Fatma.
Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial (Dirjen Dayasos) Kemensos, Mira Riyati Kurniasih, mengungkapkan bahwa ini baru permulaan, dan kesempatan yang sama masih terbuka bagi penyandang disabilitas lainnya. Ia juga menjelaskan bahwa Kemensos memiliki Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) yang dirancang untuk mendorong kewirausahaan dan memberikan akses pekerjaan bagi kelompok rentan.
“Kita terus meningkatkan bagaimana kita melakukan kolaborasi bersama dengan dunia usaha. Salah satunya adalah PT MAP karena rasanya tidak mungkin hanya Kementerian Sosial sendiri yang bisa kita melakukan percepatan penanganan kemiskinan, membantu mengakseskan terhadap teman-teman tuli atau memberikan kesempatan kepada masyarakat yang tidak mampu untuk dapat meningkatkan pendapatan,” jelas Mira.
Pendiri sekaligus CEO PT MAP Tbk, Virendra Prakash Sharma, menyambut baik kolaborasi ini. Ia menegaskan komitmen perusahaannya untuk menciptakan masyarakat yang inklusif dan memberikan kesempatan kerja yang sama bagi semua orang.
“Kami percaya pada masyarakat yang inklusif, bahwa setiap orang harus mendapatkan kesempatan kerja yang sama, dan itulah yang diperjuangkan MAP. Jadi, terima kasih banyak telah membantu kami, mendukung kami, dan kami menyambut 11 teman baru menjadi anggota keluarga MAP. Dan saya berbicara dengan Direktur PT MAP Handaka Santosa bahwa akan ada lebih banyak lagi (teman disabilitas yang bergabung),” ungkap Sharma.
sumber : Kemensos RI















