Medan, PR Politik – Anggota Komisi III DPR RI, Dr. Hinca IP Panjaitan XIII, SH, MH, ACCS, memberikan apresiasi tinggi kepada petugas pengamanan Bandara Internasional Kualanamu (KNO) atas keberhasilan mereka menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 1 kilogram, Senin (2/6/2025). Ia menegaskan pentingnya peningkatan kewaspadaan di setiap titik strategis bandara.
“Jangan kasih kendor, 1 detik pun tak boleh lengah,” ujar Hinca Panjaitan kepada Waspada, Selasa (3/6/2025), saat berada di Bandara Kualanamu.
Sebagai legislator dari Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, keamanan, dan hak asasi manusia, Hinca mengingatkan bahwa Bandara Kualanamu harus menjadi benteng kokoh dalam mencegah masuk dan keluarnya narkotika.
“Bandara Internasional Kualanamu bisa jadi tembok angker bagi lalu-lalang sabu dan barang haram narkotika lainnya,” tegasnya.
Hinca menekankan bahwa pertahanan terhadap upaya penyelundupan narkoba tidak boleh mengenal kompromi. Ia menyatakan bahwa setiap jengkal pintu masuk dan keluar di bandara harus dijaga secara ketat.
“Kita di Medan bilang ‘jangan kasih lewat orangnya, apalagi barang haram itu,’” ucapnya lugas.
Menanggapi keberhasilan petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Kualanamu dalam menggagalkan penyelundupan sabu seberat 1 kg yang akan dibawa menuju Lombok dengan transit di Jakarta, Hinca memberikan penghargaan dan dorongan moral.
“Terima kasih Avsec KNO, karena Anda telah menyelamatkan berapa banyak anak bangsa dari perusak dahsyat ini. Sekali lagi, sikat terus dan tangkap bagi pelaku penyelundup narkotika,” tegasnya.
Sebelumnya, diketahui bahwa petugas Avsec Kualanamu menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan oleh seorang penumpang maskapai tujuan Lombok, transit Jakarta, pada Senin (2/6/2025) sekitar pukul 04.40 WIB.
Pelaku berinisial RI (31), warga Dusun Geudong Sagoe, Desa Geudong-Geudong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Aceh, ditangkap bersama barang bukti berupa 1.007 gram narkotika yang diduga kuat jenis sabu.
Keberhasilan ini kembali menegaskan pentingnya pengawasan ketat di bandara sebagai bagian dari benteng pertahanan negara dalam melawan jaringan peredaran narkotika yang terus mengintai generasi bangsa.
Sumber: fraksidemokrat.com















