Herzaky: PR Tidak Hanya Proses, Melainkan Harus Substantif

Jakarta, PR Politik (27 /6/2024 ) — PR Politik Indonesia berkesempatan untuk berdiskusi terkait kehumasan pemerintah dengan sosok yang berpengalaman sebagai PR Politik hingga kini bertransisi menjadi humas lembaga pemerintah. Beliau adalah Herzaky Mahendra Putra, Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstrat) Partai Demokrat yang saat ini juga menjabat sebagai Staf Khusus Menteri ATR/BPN.

Dalam sesi diskusi tersebut, Ia mengawali penjelasan tentang bagaimana pentingnya kehadiran suatu PR dalam rangka menyampaikan informasi dari suatu institusi kepada masyarakat.

“PR itu berbicara value dan substansi. Seorang PR yang baik harus bisa memastikan substansi yang hendak disampaikan ke masyarakat bisa tersampaikan dengan baik,” ujar Herzaky.

Ia juga menjelaskan, kehadiran PR di lembaga pemerintahan saat ini menjadi semakin penting guna memberikan akuntabilitas dan transparansi bagi masyarakat saat proses pengambilan kebijakan, pelaksanaan, hingga evaluasi.

Kepala Bakomstrat Parta Demokrat tersebut juga mengatakan, keberpihakan pemimpin kepada PR menjadi hal krusial. Hal ini dikarenakan setiap kali seorang pemimpin mengambil keputusan penting, hendaknya ada PR yang mendampingi serta ikut terlibat.

“PR itu tidak boleh punya pikiran sendiri, harus berkoordinasi dengan pimpinan karena PR akan menjadi representasi dari pimpinan suatu lembaga/institusi,” jelas Herzaky.

Menurutnya, kehadiran PR memang propagandis, tetapi harus tetap substantif serta menyampaikan informasi secara utuh dan kredibel bagi masyarakat.

“Intinya ada tiga prinsip dasar yang kita pegang. Pertama, Tuhan itu maha tahu, tapi rakyat perlu diberi tahu. Kedua, kita tidak hanya ingin dikenal, tapi ingin dikenal baik. Dan ketiga, kita semua sejatinya adalah Humas,” pungkasnya.

Baca Juga:  Yoyok Riyo Sudibyo Dorong Sterilisasi Fasilitas PT Lundin untuk Perkuat Industri Pertahanan

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru