Gunakan Lima Kanal Diplomatik, Sembilan WNI Korban Pencegatan Global Sumud Flotilla Berhasil Dievakuasi dari Israel

Jakarta, PR Politik – Pemerintah Indonesia mengumumkan bahwa 9 (sembilan) Warga Negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan oleh militer Israel dalam insiden pencegatan kapal kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0, kini telah berhasil dibebaskan. Seluruh relawan tersebut saat ini dilaporkan sedang dalam perjalanan meninggalkan wilayah Israel menuju Istanbul, Turki, sebelum bertolak kembali ke tanah air.

Atas kelancaran proses pemulangan para aktivis kemanusiaan ini, Pemerintah Indonesia melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada otoritas Pemerintah Turki yang dinilai responsif dan memberikan dukungan penuh dalam memfasilitasi proses evakuasi.

Penyelamatan para WNI ini merupakan buah dari respons cepat dan kerja keras diplomasi intensif yang digelar Jakarta sejak awal beredarnya laporan pembajakan armada Global Sumud Flotilla 2.0. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui Direktorat Pelindungan WNI langsung menggerakkan lima pos perwakilan diplomatik sekaligus untuk menekan sanksi internasional dan mengamankan keselamatan warga negara.

Perwakilan yang dikerahkan meliputi KBRI Ankara, KBRI Kairo, KBRI Roma, KBRI Amman, dan KJRI Istanbul. Seluruhnya diinstruksikan untuk membangun komunikasi aktif 24 jam dengan berbagai otoritas global serta mitra strategis internasional demi mempercepat proses pembebasan dari jerat penahanan militer Israel.

Kendati misi pemulangan berjalan lancar, Pemerintah Indonesia tetap melayangkan nota kecaman keras atas perlakuan represif dan tidak manusiawi yang dialami para relawan sipil selama masa penahanan di Israel.

Tindakan yang merendahkan martabat warga sipil di tengah pelaksanaan misi kemanusiaan global tersebut dinilai sebagai pelanggaran serius dan nyata terhadap Hukum Humaniter Internasional yang tidak boleh ditoleransi oleh dunia. Pemerintah menegaskan akan terus mengawal sisa tahapan perjalanan udara hingga seluruh WNI menginjakkan kaki kembali di tanah air dengan selamat.

Baca Juga:  Perkuat Stabilitas Indo-Pasifik, Indonesia dan Australia Resmi Teken Traktat Keamanan Bersama

Di sisi lain, otoritas luar negeri juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang terus mengalirkan dukungan moral, serta kepada Presiden RI atas arahan taktisnya yang membuat birokrasi evakuasi darurat ini berjalan tanpa hambatan. Apresiasi senada turut diarahkan kepada jajaran legislatif, khususnya Komisi I DPR RI, serta elemen multipihak yang andal bekerja di belakang layar untuk memulangkan para korban pencegatan dalam kondisi sehat tanpa kurang suatu apa pun.

sumber : Kemlu RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru