Generasi Sehat Tanpa Rokok Jadi Fokus Sosialisasi Kemenpora Bersama Ledia Hanifa

Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah | Foto: Istimewa

Jakarta, PR Politik (20/11) — Ledia Hanifa Amaliah, anggota Komisi X DPR RI, bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar sosialisasi anti merokok yang bertema “Generasi Sehat, Generasi Muda Tanpa Rokok” pada Ahad (17/11/2024) di Hotel de Sovia Dago, Bandung. Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan generasi Indonesia Emas pada 2045, yang tidak hanya cerdas dan terampil, tetapi juga sehat secara fisik dan mental.

“Salah satu visi Indonesia Emas 2045 adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia, yang mencakup pendidikan, keterampilan, kreativitas, inovasi, dan kesehatan. Untuk itu, kita harus memastikan generasi mendatang sehat fisik dan mental, tidak rentan terhadap penyakit, salah satunya dengan membiasakan perilaku hidup sehat, tanpa merokok,” ujar Ledia di hadapan ratusan peserta sosialisasi yang berasal dari kalangan milenial dan Gen Z.

Program sosialisasi anti merokok ini menjadi salah satu fokus Kemenpora karena dampak buruk merokok terhadap kesehatan yang sudah sangat jelas, namun kebiasaan merokok masih menjadi masalah besar di Indonesia. Meskipun iklan rokok sudah dibatasi, jumlah perokok di Indonesia terus meningkat, dan mayoritas perokoknya adalah generasi muda yang seharusnya menjadi tonggak masa depan Indonesia.

Survei Kesehatan Indonesia 2023 dari Kementerian Kesehatan mencatatkan sekitar 70 juta perokok di Indonesia, dengan kelompok usia 15-19 tahun sebagai kelompok perokok terbanyak, mencapai 56,5 persen, diikuti kelompok usia 10-14 tahun sebesar 18,4 persen. Data ini menunjukkan bahwa meskipun informasi tentang ancaman kesehatan pada bungkus rokok dan pembatasan iklan sudah ada, angka perokok muda justru semakin meningkat, banyak di antaranya dipengaruhi oleh lingkungan sekitar yang juga banyak perokok.

Ledia Hanifa menekankan pentingnya memberikan sosialisasi langsung kepada generasi milenial dan Gen Z mengenai bahaya merokok. “Sosialisasi anti merokok kepada anak muda sangat penting untuk memberikan informasi dan memperkuat kesadaran tentang kerugian merokok bagi diri sendiri dan lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga:  Teguh Iswara Suardi Dorong Transportasi Aman dan Nyaman untuk Nataru

Ledia berharap, melalui sosialisasi ini, kesadaran tentang bahaya merokok semakin tumbuh di kalangan peserta, baik mereka yang sudah merokok maupun yang belum. “Harapannya, setelah mengikuti sosialisasi ini, para peserta yang merokok bisa segera berhenti, dan yang belum merokok semakin yakin untuk tidak terpengaruh merokok, meskipun ada teman atau keluarga mereka yang merokok,” tutup Ledia.

Baca Juga: DPR RI Resmi Sahkan RUU Daerah Khusus Jakarta Menjadi Undang-Undang!

Sumber: fraksi.pks.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru