Endang Setyawati Tinjau Peternakan Sapi di Purwakarta, Dorong Inovasi Teknologi dan Peningkatan Kualitas Ternak

Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati | Foto: DPR RI (dok)

Purwakarta, PR Politik – Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Peternakan Harahap Barokah yang terletak di Desa Neglasari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung model peternakan sapi yang telah memenuhi standar sanitasi, kebersihan kandang, kesehatan hewan, dan kualitas daging ternak.

Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati, menegaskan pentingnya peningkatan mutu pakan dan pemanfaatan inovasi teknologi dalam sektor peternakan sebagai langkah strategis untuk mendorong pengembangan peternakan sapi lokal yang berkelanjutan.

“Saya menekankan pentingnya peningkatan mutu pakan dan pemanfaatan inovasi teknologi dalam sektor peternakan. Hal ini sangat krusial untuk mendorong pengembangan peternakan sapi lokal secara berkelanjutan. Khususnya bagi BUMN Pangan agar dapat bekerja sama dengan para peternak dalam mengembangkan grand strategy peningkatan kualitas dan kapasitas ternak sapi, meskipun di tengah keterbatasan APBN. Strategi ini juga perlu dikolaborasikan dengan program Makan Bergizi Gratis,” ujar D Endang.

Ia turut mengapresiasi perkembangan peternakan sapi lokal di Desa Neglasari yang dinilai telah sesuai dengan karakteristik wilayah atau agroecological zone. Menurutnya, kemajuan tersebut bisa menjadi rujukan bagi daerah lain dalam membangun sektor peternakan berbasis potensi lokal.

“Saya sangat mengapresiasi banyaknya peternakan sapi lokal sepanjang perjalanan di Desa Neglasari ini sesuai agroecological zone, untuk dapat dicontoh oleh daerah-daerah lainnya,” disampaikan dalam agenda kunjungan tersebut.

Menjelang momen Lebaran dan Idul Adha, Endang juga mengingatkan para peternak agar tetap menjaga kualitas hewan ternak, terutama menjelang hari pasar hewan yang digelar setiap Senin di Purwakarta, dengan volume transaksi mencapai 2.000–3.000 ekor sapi per hari.

“Saya meminta agar peternak selalu menjaga kualitas sapinya dalam kegiatan jual beli. Ada sekitar 2.000–3.000 ekor sapi yang diperjualbelikan di pasar ternak Purwakarta, mulai dari pedet, bakalan, indukan bunting, pejantan produktif, pejantan siap potong, pejantan dengan berbagai bobot, jenis sapi maupun kerbau,” jelasnya.

Baca Juga:  Lita Machfud Arifin Berharap Program Makan Bergizi Gratis Merata Untuk Anak Seluruh Indonesia

Endang juga menyoroti pentingnya menjaga standar kualitas ternak yang layak jual. Kriteria hewan ternak yang baik antara lain memiliki struktur kaki yang kuat, tubuh tidak kurus, mata tidak cekung, serta memperlihatkan perilaku aktif dan agresif.

Kunjungan kerja ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, jajaran Direksi ID Food, Sestama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Direksi PT Berdikari, Direktur Karantina Hewan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta, serta para peternak setempat.

 

Sumber: fraksigerindra.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru