Jakarta, PR Politik (16/11) – Anggota Fraksi Gerindra DPR RI, Dwita Ria Gunadi, bersama Komisi IV DPR RI, baru-baru ini mengunjungi Kampung Handuyang Rayu, Lampung Tengah. Kunjungan kerja spesifik ini dilakukan untuk meninjau implementasi program pompanisasi yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan sekaligus kesejahteraan petani di wilayah tersebut.
Dwita Ria menyoroti keberhasilan program ini dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Berkat pompanisasi, lahan sawah di wilayah tersebut telah mencapai Intensitas Pertanaman (IP) 300, memungkinkan petani memanen hingga tiga kali dalam setahun. Namun, ia mencatat manfaat ini baru dirasakan oleh 50 hektar dari total 148 hektar lahan irigasi yang tersedia.
“Kami melihat program ini memberikan dampak positif, tetapi masih ada tantangan yang harus diatasi agar seluruh lahan sawah dapat merasakan manfaatnya,” ujar Dwita Ria.
Salah satu hambatan terbesar adalah jarak antara sumber air dan sebagian besar lahan sawah. Hal ini menyebabkan sekitar 90 hektar lahan belum terjangkau oleh aliran air dari pompanisasi.
“Petani di sini masih menghadapi kendala jarak. Kami akan mencari solusi yang tepat agar seluruh lahan bisa mendapat akses air secara merata,” jelasnya.
Ia juga menyoroti kerusakan pipa swadaya petani akibat aktivitas penambangan pasir di sekitar lokasi, yang turut menghambat distribusi air.
Baca Juga: Komisi XIII DPR Muslim Ayub Usulkan Panja untuk Usut Kaburnya Tujuh Tahanan dari Rutan Salemba
Keluhan lain yang disampaikan petani adalah tingginya biaya operasional pompa irigasi (irpom), yang bergantung pada bahan bakar solar. Dwita Ria menyadari hal ini menjadi beban tambahan bagi para petani.
“Kami di Komisi IV akan berkoordinasi untuk mencari solusi berkelanjutan, termasuk kemungkinan menghadirkan jaringan listrik untuk mengoperasikan irpom. Dengan listrik, biaya operasional bisa lebih hemat,” tuturnya.
Penggunaan listrik diharapkan mampu mengurangi beban biaya petani, sehingga mereka dapat lebih fokus meningkatkan produktivitas. Dwita Ria menekankan perlunya kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, dan perusahaan penyedia listrik untuk mewujudkan hal ini.
Dalam kunjungannya, Dwita Ria menegaskan dukungan Komisi IV DPR RI terhadap pengembangan infrastruktur pertanian yang mendukung ketahanan pangan nasional.
“Kami berkomitmen penuh untuk memastikan program ini berjalan optimal. Ketahanan pangan adalah prioritas, dan kami akan terus berjuang agar semua petani di Kampung Handuyang Rayu bisa merasakan manfaat pompanisasi secara maksimal,” tegasnya.
Ia mengakhiri kunjungannya dengan pesan optimisme bahwa kerja sama lintas sektor dapat membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan petani. “Kami ingin setiap petani merasa didukung dan diperhatikan, sehingga ketahanan pangan yang kuat bisa terwujud,” tutup Dwita Ria.
Sumber: fraksigerindra.id















