Bandung, PR Politik (29/11) – Komisi VI DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunsfik) ke Kota Bandung, Jawa Barat, untuk mengevaluasi pelayanan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Erma Rini, menegaskan pentingnya peran kedua BUMN tersebut dalam mendukung transportasi publik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Sebagai salah satu pilar utama sistem transportasi nasional, PT KAI dan KCIC tidak hanya berperan dalam menyediakan layanan transportasi yang efisien dan terjangkau bagi masyarakat, tetapi juga turut serta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan integrasi sosial di berbagai wilayah di Indonesia,” ujar Anggia dalam pertemuan bersama Kementerian BUMN, PT KAI, dan PT KCIC di Bandung, Kamis (28/11/2024).
Kunjungan ini juga menyoroti pencapaian kedua perusahaan selama pelaksanaan Pilkada Serentak pada 27 November 2024. PT KAI mencatat penjualan 35.485 tiket untuk perjalanan jarak menengah dan jauh, sementara layanan kereta cepat Whoosh berhasil menjual 8.000 tiket. Anggia menyebut angka tersebut sebagai bukti nyata kontribusi layanan kereta api dalam mendukung mobilitas masyarakat selama pemilu.
“Momen Pilkada Serentak ini berindikasi pula pada meningkatnya minat masyarakat untuk memilih layanan kereta cepat Whoosh dan kereta api reguler sebagai moda transportasi yang efisien, nyaman, dan ramah lingkungan,” jelasnya.
Baca Juga: Iman Adinugraha Sambut Positif Penurunan Harga Tiket Pesawat Domestik
Komisi VI DPR RI menyampaikan apresiasi atas peran aktif PT KAI dan KCIC dalam mendukung warga yang kembali ke daerah asal untuk menggunakan hak pilih mereka. Anggia menambahkan, kedua perusahaan diharapkan terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas aksesibilitas, serta menjaga efisiensi operasional demi mendukung pembangunan nasional.
Kunjungan ini juga bertujuan untuk memastikan kesiapan PT KAI dan KCIC menghadapi lonjakan penumpang selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Komisi VI DPR menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur, jadwal operasional, protokol kesehatan, serta keselamatan penumpang guna menjamin kelancaran perjalanan selama periode tersebut.
“Kesiapan lainnya yang perlu dipastikan adalah SDM yang mendukung kenyamanan dan keamanan penumpang, serta koordinasi dengan pemerintah dan aparat keamanan. Sosialisasi terkait perubahan jadwal juga sangat penting agar mobilitas masyarakat berjalan lancar,” tutur Anggia.
Komisi VI DPR RI berharap sinergi antara PT KAI, KCIC, dan pihak terkait terus diperkuat demi kelancaran operasional serta kontribusi positif terhadap perekonomian nasional selama masa libur akhir tahun.
Sumber: dpr.go.id















