Ambon, PR Politik – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendukung pengembangan Kota Ambon Coastal sebagai bagian dari upaya pemerataan infrastruktur dan penataan kawasan pesisir berkelanjutan di Provinsi Maluku. Proyek ini dirancang untuk menjadi salah satu ikon baru Kota Ambon dengan konsep waterfront city yang diharapkan tidak hanya memperindah kawasan, tetapi juga meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa penataan kota harus memiliki aspek fungsionalitas dan ekonomi yang jelas.
“Kementerian PU melakukan penataan kota bukan hanya menjadikan indah, tetapi juga fungsional. Dengan adanya fasilitas publik yang representatif, kawasan tersebut diharapkan menjadi destinasi unggulan yang mendatangkan lebih banyak wisatawan serta membuka peluang usaha bagi masyarakat lokal,” kata Menteri PU Dody Hanggodo.
Dukungan terhadap proyek ini juga datang dari parlemen. Saat Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI ke Kota Ambon, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Robert Rouw, menyampaikan dukungan terhadap percepatan perencanaan pembangunan Ambon Coastal Road. “Ambon memiliki potensi luar biasa, baik dari sisi wisata maupun ekonomi. Jalan pesisir ini tidak hanya menjawab kebutuhan konektivitas, tetapi juga dapat menjadi magnet baru bagi pertumbuhan kawasan di timur Indonesia,” kata Robert Rouw.
Anggota Komisi V DPR RI Saadiah Uluputty menambahkan pengembangan harus strategis, mempertimbangkan aspek penanganan kemacetan di sekitar Pelabuhan Yos Sudarso, ketersediaan lahan, dampak ekologis, serta kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Maluku, Hendrik Isak Lewerissa, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Pusat dan DPR RI.
“Pembangunan pesisir Teluk Ambon merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk membuka akses dan mempercepat pemerataan pembangunan di kawasan timur Indonesia. Kami berharap program ini menjadi kegiatan pengembangan kawasan pesisir yang terintegrasi dan berkelanjutan,” ujar Gubernur Hendrik.
Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur Pekerjaan Umum Wilayah III, Pranoto, menjelaskan bahwa Kementerian PU tengah menyiapkan kajian awal pengembangan Pesisir Teluk Ambon yang akan terintegrasi dengan konsep Ambon Waterfront City melalui pendekatan Integrated City Planning (ICP).
“Pendekatan pembangunan yang kami dorong bukan semata menata lingkungan, tetapi bagaimana infrastruktur ini dapat memberi nilai tambah bagi masyarakat. Melalui penataan kawasan pesisir, kami ingin mendorong aktivitas ekonomi baru yang tetap berkelanjutan dan selaras dengan identitas Ambon sebagai City of Music,” kata Pranoto.
sumber : Kemenpu RI















