Cetak 500 Sarjana Hukum Baru, Gerindra Depok Gandeng STIHP Pelopor Bangsa Kucurkan Beasiswa S1 Swadaya

Depok, PR Politik – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Depok secara resmi mengunci kemitraan strategis dengan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum dan Politik (STIHP) Pelopor Bangsa. Sinergi hibrida ini dikukuhkan melalui penandatanganan memorandum kerja sama program beasiswa penuh untuk jenjang pendidikan strata satu (S1) yang digelar pada Jumat (12/6).

Program investasi leher ke atas ini membidik draf target minimal 100 mahasiswa baru setiap tahunnya. Dalam skema distribusinya, prioritas utama kepemilikan beasiswa akan dialokasikan penuh bagi barisan kader muda Gerindra yang tersebar di berbagai wilayah yurisdiksi Kota Depok.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna, memaparkan bahwa peluncuran program ini bertindak sebagai manifesto konkret parpol dalam mengerek draf mutu Sumber Daya Manusia (SDM) di internal organisasi, terutama bagi angkatan muda potensial.

“Ini beasiswa murni hasil gotong royong kader Gerindra. Target kami tahun ini 100 anak bisa kuliah di STIHP Pelopor Bangsa,” tegasnya saat memberikan keterangan persnya di Depok.

Pradi menguraikan secara rinci bahwa program jaminan pendidikan ini didesain khusus untuk menjaring para kader yang sempat terkendala ekonomi sehingga belum andal melanjutkan studi ke perguruan tinggi dalam kurun sirkuit tahun 2023 hingga 2026. Kendati demikian, pimpinan pusat memberikan dispensasi longgar di mana keran pendaftaran juga terbuka bagi masyarakat umum non-kader, setelah lolos melewati draf proses verifikasi ketat.

Menurut kacamatanya, perluasan akses pendidikan tinggi sangat vital untuk melahirkan kader ideologis yang mengantongi integritas moral, kompetensi akademik, serta pemahaman doktrinal yang kuat di bidang hukum tata negara dan dinamika politik praktis.

Sinyal senada ditiupkan oleh Sekretaris DPC Gerindra Kota Depok, Hamzah. Ia menegaskan bahwa draf program ini lahir murni dari rahim semangat mencerdaskan kehidupan bangsa melalui jalur akademis yang terstruktur.

Baca Juga:  Aboe Bakar Alhabsyi: Alhamdulillah, Transisi Kepemimpinan PKS Berjalan Smooth

“Kalau setiap tahun ada 100 orang yang kuliah, maka dalam lima tahun ke depan kita bisa memiliki 500 sarjana yang siap mengabdi dan turun langsung ke masyarakat,” kalkulasinya membedah draf proyeksi jangka panjang partai.

Satu hal yang paling ditegaskan oleh Hamzah adalah mengenai akuntabilitas dan independensi finansial proyek mercusuar ini. Ia memberikan garansi politik bahwa seluruh pasokan pembiayaan kuliah untuk ratusan anak muda tersebut murni berasal dari draf swadaya internal fungsionaris partai, tanpa menyentuh atau menguras sepeser pun dana dari pos APBD Kota Depok maupun APBN pusat.

Di sudut lain, Rektor STIHP Pelopor Bangsa, Mohamad Ali Syaifudin, melayangkan apresiasi tinggi atas terwujudnya kolaborasi hibrida lintas sektor ini. Langkah ini dinilai sebagai terobosan taktis dalam memperkukuh literasi hukum dan politik nasional guna mencetak generasi baru yang bersih dari catatan hitam moral.

“Alhamdulillah kerja sama ini dapat terjalin. Ke depan kami ingin membangun budaya hukum dan politik yang lebih kuat melalui pendidikan,” ucapnya penuh syukur.

Menutup draf rilis medianya, ia membongkar rencana besar kampus ke depan yang bersiap membuka keran program pascasarjana (S2) hukum dan politik, apabila sirkuit kerja sama dengan Partai Gerindra ini terbukti sukses melempar hasil yang memuaskan pada draf evaluasi tahun pertama di lapangan.

sumber : Gerindra

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru