Anis Byarwati: Peringatan Hari Ibu Sebagai Momen Apresiasi Peran Perempuan

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati | Foto: Humas PKS DPR RI (dok)

Jakarta, PR Politik (24/12) – Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati, menanggapi peringatan Hari Ibu yang dirayakan setiap tanggal 22 Desember oleh masyarakat Indonesia. Ia menyatakan bahwa Hari Ibu memiliki makna mendalam sebagai momen untuk menghormati dan mengapresiasi peran luar biasa seorang ibu dalam keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Dalam pandangannya pada momen Hari Ibu tahun 2024, Anis menyampaikan bahwa peringatan ini dapat dijadikan kesempatan untuk lebih memahami nilai-nilai kasih sayang, pengorbanan, dan peran penting perempuan sebagai anak, istri, ibu, dan anggota masyarakat. “Peran ini menunjukkan bahwa perempuan diberikan peran paripurna yang sama dengan laki-laki, namun memiliki fungsi dasar yang berbeda. Fungsi dasar seorang ibu, yaitu melahirkan anak dan menyusuinya, tidak bisa digantikan. Bersama para ayah, ibu mengasuh, membesarkan, dan mendidik generasi untuk menjadi generasi tangguh pembangun keluarga, bangsa, negara, dan agama,” tuturnya.

Anis, yang juga merupakan anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, menegaskan bahwa besarnya peran ibu bagi keluarga dan masyarakat harus mendapatkan apresiasi yang lebih dari sekadar ucapan terima kasih. Ia menyarankan agar pemerintah menuangkan apresiasi tersebut dalam program-program yang konkret. “Di tengah situasi ekonomi yang masih belum menentu, pemberian edukasi dan perlindungan bagi kaum ibu perlu terus ditingkatkan,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya edukasi khusus untuk kaum ibu, seperti edukasi agar tidak terjerat pinjaman online (pinjol), agar memiliki kesehatan mental yang baik, dan agar sejahtera. “Pemerintah perlu memiliki edukasi khusus untuk kaum ibu,” tambahnya.

Baca Juga: Rahmawati Zainal Paliwang Turun Langsung ke Lokasi Banjir di Desa Pimping

“Ayah dan ibu saling bekerja sama dalam bingkai cinta dan kasih sayang dalam naungan ketakwaan kepada Allah SWT untuk menjadikan keluarga sebagai tempat yang nyaman bagi tumbuh kembang semua anggotanya,” jelas Anis.

Ia menambahkan bahwa kaum ibu yang mampu melakukan aktivitas ekonomi untuk kelangsungan kehidupan keluarganya dan menghasilkan anak-anak yang tangguh merupakan kontribusi tersendiri bagi peradaban bangsa. “Sejak dulu, kita melihat bagaimana kaum ibu konsisten menjadi pilar peradaban bagi bangsa dan negara dengan melahirkan generasi-generasi tangguh para pemimpin bangsa,” tutupnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru