Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Bambang Purwanto, menyampaikan dukungannya terhadap rencana pemerintah merekrut sekitar 30 ribu Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk membantu pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah.
Menurut Bambang, langkah tersebut merupakan kebijakan yang positif mengingat keterbatasan sumber daya manusia berpendidikan tinggi di tingkat desa.
“Rata-rata di Desa itu sangat terbatas tenaga sarjananya bahkan gak ada,” kata Bambang.
Ia menilai keberadaan tenaga sarjana dalam pengelolaan koperasi desa akan membantu meningkatkan kualitas tata kelola serta operasional koperasi agar berjalan lebih profesional.
Bambang juga menilai pengelolaan koperasi desa akan lebih baik jika terlebih dahulu ditangani oleh tenaga yang memiliki latar belakang pendidikan yang memadai.
Namun demikian, ia mengingatkan agar para sarjana yang direkrut tersebut terlebih dahulu dibekali pelatihan teknis sebelum ditugaskan di lapangan.
“Diberikan Bimtek khusus sebagai persiapan sebelum diterjunkan,” pungkasnya.
Sebelumnya, pemerintah berencana merekrut sekitar 30.000 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk membantu mengelola program Koperasi Desa Merah Putih yang saat ini tengah dikembangkan pemerintah.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat perekonomian desa melalui penguatan peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.
Dalam skema yang dirancang, para SPPI nantinya akan ditempatkan sebagai tenaga pengelola atau manajer koperasi desa yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan koperasi desa dapat dikelola secara lebih profesional dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.















