Anggota DPR RI Komisi VII Izzuddin Alqassam Apresiasi Capaian Indonesia dalam Industri Halal Global

Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PKS, Izzuddin Alqassam Kasuba | Foto: Istimewa

Jakarta, PR Politik (5/12) – Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PKS, Izzuddin Alqassam Kasuba, memberikan apresiasi atas pencapaian Indonesia dalam industri halal global sebagaimana dilaporkan dalam State of the Global Islamic Economy Report (SGIER) 2023/2024. Ia menilai, dengan konsumsi produk halal global yang diproyeksikan mencapai US$ 2,4 triliun atau sekitar Rp 37.200 triliun pada 2024, potensi ini harus dimanfaatkan maksimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Industri halal, khususnya di sektor makanan dan minuman serta modest fashion, menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk memimpin pasar global. Pertumbuhan signifikan sebesar 5,87% untuk makanan dan minuman halal serta 3,81% untuk modest fashion halal membuktikan bahwa ekonomi syariah dapat menjadi tulang punggung ekonomi nasional,” ujar Alqassam.

Izzuddin Alqassam menyatakan dukungannya terhadap strategi Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dalam mempromosikan produk halal Indonesia di panggung internasional, termasuk melalui ajang seperti Halal Expo Turki. Pada tahun 2023, Indonesia mencatatkan komitmen transaksi perdagangan sebesar Rp 10,4 miliar dalam pameran tersebut. Tahun ini, Paviliun Indonesia kembali hadir untuk memperkenalkan keunggulan produk halal tanah air kepada dunia.

“Kehadiran Indonesia di pameran halal internasional tidak hanya memperluas jaringan pasar, tetapi juga mempertegas posisi kita sebagai salah satu pemain utama dalam industri halal global. Ini adalah wujud nyata dari semangat bangsa untuk mengambil peran strategis di kancah internasional,” tambahnya.

Baca Juga: Ketua Fraksi NasDem Viktor Bungtilu Dorong UMKM Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional

Sebagai anggota DPR RI yang membidangi perindustrian, Izzuddin menyatakan komitmennya untuk mendorong sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya inovasi produk, peningkatan kualitas, serta digitalisasi pemasaran sebagai langkah memperkuat daya saing produk halal Indonesia.

Baca Juga:  Lestari Moerdijat: Pemerataan Mutu Pendidikan Kunci Daya Saing Bangsa di Era Global

“Melalui dukungan regulasi yang tepat dan penguatan ekosistem industri halal, saya optimis Indonesia dapat menjadi pusat ekonomi syariah global. Potensi besar ini harus kita manfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat kedaulatan ekonomi nasional,” tegasnya.

Di akhir penyampaiannya, Izzuddin Alqassam mengajak semua elemen bangsa untuk bersama-sama memperkokoh posisi Indonesia di industri halal global. “Ekonomi syariah adalah masa depan. Bersama-sama, kita wujudkan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia yang tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga inspirasi bagi umat Islam di seluruh dunia,” tutupnya.

 

Sumber: fraksi.pks.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru