Akselerasi Teknologi, Kemenperin Dorong IKM Drone Lokal Kuasai Pasar Survei dan Logistik Industri

Jakarta, PR Politik – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu transformasi teknologi di sektor manufaktur dengan mengoptimalkan pemanfaatan pesawat nirawak atau drone. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk meningkatkan efisiensi produksi, pengawasan lapangan, serta daya saing ekonomi nasional di berbagai sektor vital.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa teknologi drone kini bukan lagi sekadar hobi, melainkan instrumen krusial bagi industri modern seperti pertanian, pertambangan, hingga energi.

“Pemanfaatan Unmanned Aerial Vehicle melalui drone ini sekarang jadi layanan yang begitu penting, yang dipakai oleh industri di bidang pertanian, perkebunan, kehutanan, pertambangan, pembangkit energi, dan berbagai sektor lainnya yang dapat mengefisiensikan produksi dan pengawasan di lapangan. Teknologi canggih ini dapat menghasilkan pemetaan yang akurat,” ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Senin (23/2).

Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) secara konsisten memberikan pendampingan kepada pelaku IKM yang bergerak di bidang layanan teknologi dirgantara ini. Hingga kini, terdapat 24 industri menengah dan kecil yang masuk dalam radar pembinaan Kemenperin.

Direktur Jenderal IKMA, Reni Yanita, menjelaskan bahwa pembinaan mencakup peningkatan kapasitas internal hingga pembukaan akses pasar global, termasuk fasilitasi sertifikasi TKDN dan standar SNI ISO 9001.

“Tercatat sebanyak 24 industri kecil dan industri menengah yang bergerak di layanan teknologi drone yang terus kami dampingi, baik dari sisi peningkatan kapasitas internal perusahaan, sampai pembukaan akses pasar dan pengembangan produk,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa Kemenperin berupaya mengakselerasi startup ini agar menjadi penyedia solusi teknologi yang aplikatif. “Produk mereka, baik pesawat nirawak maupun perangkat lunaknya harus bisa diimplementasikan oleh pelaku industri secara langsung, termasuk yang masih berskala IKM,” imbuhnya.

Baca Juga:  Ekonomi Indonesia Tetap Resilien, Wamenkeu Targetkan Pertumbuhan 8 Persen demi Hindari Middle Income Trap

Sejumlah IKM binaan Kemenperin telah menunjukkan taringnya dengan produk yang diakui secara luas. Berikut adalah beberapa inovasi unggulan dari perusahaan IKM drone Indonesia:

Nama Perusahaan Inovasi Unggulan Jangkauan/Kegunaan
PT Inovasi Solusi Transportasi Passenger drone, kargo, dan penyemprot (spray). Digunakan di 21 provinsi & 61 kota/kabupaten.
PT Karya Solusi Angkasa Drone pertanian bermaterial karbon komposit. Tahan hujan, fitur keselamatan darurat otomatis.
PT Aerotek Global Inovasi Beehive drones untuk polinasi sawit. Mampu menjatuhkan bola pemadam api secara presisi.
PT Inderaja Teknik Indonesia Pemetaan geospasial udara, bawah air, dan terowongan. Teknologi penginderaan jauh (remote sensing).
CV AMX UAV Technologies Manajemen pertanian dan pemetaan tambang nikel. Menghitung nutrisi dan kelembapan tanah.

Direktur IKM LMEAA, Dini Hanggandari, menambahkan bahwa IKM drone lokal juga telah mulai merambah pasar internasional, termasuk melakukan inisiasi pasar di negara-negara BRICS seperti Afrika Selatan. Partisipasi dalam pameran internasional menjadi katalis penting bagi penguatan arah bisnis dan pengembangan produk Smart Spectrum.

sumber : Kemenperin RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru