Ahmad Heryawan Dorong Literasi Digital Sebagai Pilar Ketahanan Nasional di Era Digital

Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Ahmad Heryawan | Foto: DPR RI (dok)

Bandung Barat, PR Politik – Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Ahmad Heryawan (Kang Aher), menegaskan pentingnya literasi dan kecakapan digital sebagai bagian integral dari ketahanan nasional di era digital. Hal ini ia sampaikan dalam webinar Sosialisasi Merajut Nusantara yang diselenggarakan oleh Bakti Kementerian Komunikasi dan Informatika Digital (Kominfo), di hadapan masyarakat Kabupaten Bandung Barat, daerah pemilihannya.

“Literasi digital bukan hanya tentang bagaimana masyarakat mampu menggunakan perangkat, tetapi juga memahami etika digital, keamanan data, serta kemampuan berpikir kritis dalam menyikapi arus informasi yang begitu deras,” ujar Kang Aher dalam webinar bertema Literasi Digital dan Kecakapan Digital.

Sebagai Anggota DPR RI Periode 2024–2029 dari Dapil Jawa Barat II, Kang Aher menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Bakti Kominfo dalam menyelenggarakan sosialisasi ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem digital yang sehat, produktif, dan berkeadaban.

Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga, pendidik, dan tokoh masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai tanggung jawab dan etika digital sejak dini.

“Indonesia sebagai negara yang memiliki masyarakat majemuk, literasi digital bisa menjadi alat perekat sekaligus benteng dari ancaman disinformasi, ujaran kebencian, dan penyebaran berita hoaks. Maka, kecakapan digital harus dibangun dengan semangat gotong royong dan nilai-nilai Pancasila,” tegas Wakil Ketua Majelis Syuro PKS tersebut.

Sebagai penutup, mantan Gubernur Jawa Barat dua periode ini juga membagikan lima tips kecakapan bermedia digital:

  1. Verifikasi informasi – Selalu periksa kebenaran informasi sebelum membagikannya.
  2. Waspada tautan mencurigakan – Hindari klik dari sumber tidak dikenal.
  3. Gunakan autentikasi dua faktor (2FA) – Tambahkan lapisan keamanan ekstra pada akun digital.
  4. Lindungi data pribadi – Jangan sembarangan membagikan informasi pribadi di media sosial.
  5. Edukasi lingkungan sekitar – Sebarkan pengetahuan literasi digital kepada keluarga dan teman.
Baca Juga:  Ahmad Najib Qodratullah: Keanggotaan Penuh Indonesia di BRICS adalah Langkah Strategis

“Waspada, penipuan digital semakin canggih dan merugikan banyak pihak. Menjadi cakap bermedia digital adalah tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan literasi digital, kita dapat melindungi diri dan orang lain dari ancaman kejahatan digital,” tutup Kang Aher.

 

Sumber: fraksi.pks.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru