Abdullah Dukung Seruan Prabowo Untuk Koruptor Kembalikan Uang Rakyat

Anggota Komisi III Fraksi PKB DPR RI, Abdullah | Foto: DPR RI (dok)

Jakarta, PR Politik (20/12) – Anggota Komisi III Fraksi PKB DPR RI, Abdullah, menyambut baik langkah Presiden Prabowo Subianto yang meminta para koruptor untuk bertobat dan mengembalikan uang rakyat yang dicuri. PKB mendukung sikap politik kepala negara tersebut.

Gus Abduh, sapaan akrab Abdullah, menegaskan bahwa Presiden Prabowo serius dalam melakukan pemberantasan korupsi di Indonesia. Ia mengingatkan bahwa saat dilantik sebagai presiden, Prabowo telah menegaskan komitmennya untuk mengatasi persoalan korupsi.

“Tentu, bukan hanya tindakan korupsi yang harus diberantas, tetapi uang yang dicuri oleh para koruptor harus dikembalikan ke negara, sehingga kerugian negara bisa ditutupi,” papar Gus Abduh pada Kamis (19/12/2024).

Ia menekankan bahwa para penegak hukum, baik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Kejaksaan Agung (Kejagung), harus semakin serius dalam mengembalikan uang negara yang dicuri oleh para koruptor.

“KPK dan Kejagung mempunyai tugas berat untuk mengembalikan uang yang dicuri para koruptor,” ungkap legislator asal Dapil Jawa Tengah VI itu.

Menurut data KPK, pada periode Januari hingga Oktober 2024, KPK telah menyerahkan Rp 637,99 miliar dari berbagai kasus korupsi ke kas negara. Gus Abduh menambahkan bahwa jumlah tersebut masih bisa bertambah, karena masih ada aset-aset rampasan hasil tindak pidana korupsi yang masih dalam proses lelang.

Kejagung juga telah menyerahkan uang pengembalian dari sejumlah kasus korupsi. Rinciannya mencakup uang sitaan hasil korupsi senilai Rp 48,3 miliar, uang pengganti tindak pidana korupsi sebesar Rp 2,2 triliun, uang hasil lelang barang rampasan korupsi senilai Rp 1,42 triliun, uang denda hasil tindak pidana korupsi Rp 28,4 miliar, dan hasil pengembalian uang negara sebesar Rp 76,4 miliar.

Baca Juga: Willy Aditya: Gagasan Pemilihan Kepala Daerah Melalui DPRD Perlu Kajian Mendalam

Baca Juga:  Farah Puteri Nahlia: Segera Perkuat Kebijakan Keamanan Laut Demi Kedaulatan Maritim

Ke depannya, Gus Abduh menekankan bahwa para penegak hukum harus lebih bekerja keras untuk merampas dan mengembalikan uang rakyat yang dicuri oleh para koruptor ke kas negara.

“Para penegak hukum harus mengatur strategi bagaimana uang rakyat yang dicuri koruptor bisa kembali. Ini menjadi PR besar,” tandasnya.

Sebelumnya, di depan mahasiswa Indonesia di Kairo, Mesir, pada Rabu (18/12/2024), Prabowo meminta para koruptor untuk bertobat dan mengembalikan uang rakyat yang dicuri. Ia juga berjanji akan membersihkan aparat-aparat yang tidak setia kepada rakyat, bangsa, dan negara, serta yakin langkahnya tersebut akan mendapatkan dukungan dari rakyat.

 

Sumber: fraksipkb.com

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru