Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Oleh Soleh, menyampaikan dukungan penuh terhadap usulan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengenai peningkatan kesejahteraan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR di Senayan, Jakarta, Rabu (30/4/2025), Kang Oleh, sapaan akrabnya, juga mengusulkan agar kenaikan tersebut bisa dipercepat dengan mempertimbangkan perubahan anggaran tahun ini.
“Kami di Fraksi PKB sangat mendukung penuh upaya Kemenhan untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI,” ujar Kang Oleh. Ia juga menyampaikan bahwa dalam kunjungan ke daerah, banyak prajurit yang menyampaikan keluhan terkait kondisi kesejahteraan mereka, yang mendesak untuk segera diperbaiki.
“Selama saya turun ke daerah, keluhan dari prajurit terkait kesejahteraan cukup banyak. Mereka menginginkan agar ada peningkatan,” tambah Kang Oleh, yang juga legislator asal Dapil Jawa Barat XI.
Sebagai tambahan, Kang Oleh mengusulkan agar angka yang sudah diusulkan dalam kenaikan kesejahteraan ini bisa ditingkatkan lagi, sehingga manfaatnya semakin besar bagi prajurit.
Selain itu, Kang Oleh juga menyoroti masalah penting lainnya, yaitu keamanan laut Indonesia, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana ia mendengar adanya masalah terkait tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dengan banyak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban.
“Ketika kami ke NTT, masyarakat mengeluhkan maraknya TPPO. Banyak PMI yang pulang dalam kondisi sudah meninggal. Tentu ini sangat meresahkan,” jelasnya.
Ia mengusulkan agar keamanan lintas batas antarnegara diperkuat dengan adanya pos-pos baru untuk memitigasi masalah ini.
Lebih lanjut, Kang Oleh menyoroti ego sektoral yang terjadi dalam penanganan keamanan laut. Menurutnya, banyak kementerian yang ingin menjadi garda terdepan dalam hal ini, yang memicu masalah koordinasi.
“Banyak ego sektoral yang muncul. Banyak kementerian yang ingin menjadi garda terdepan dalam keamanan laut. Kami pikir, apakah sudah saatnya kita mempercepat penyusunan Undang-Undang Keamanan Laut?” katanya.
Kang Oleh mengingatkan kembali upaya Presiden Keempat Indonesia, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yang membentuk Kementerian Kelautan sebagai respons terhadap potensi kekayaan laut Indonesia yang luar biasa.
“Jika sisi keamanannya diabaikan dan ego sektoral terlalu diperhatikan, impian kita untuk jaya di laut akan tinggal mimpi,” tegas Kang Oleh.
Dengan arahan ini, Kang Oleh berharap pemerintah dapat lebih tegas dalam memperkuat keamanan laut Indonesia serta meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI untuk mendukung stabilitas dan kemajuan bangsa.
Sumber: fraksipkb.com















