Reni Astuti: Longsor Pacet Jadi Duka Lebaran, Pemerintah Harus Perkuat Mitigasi Bencana

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dapil Jawa Timur 1 (Surabaya-Sidoarjo), Reni Astuti | Foto: PKS DPR RI (dok)

Pacet, Mojokerto – Suasana Idulfitri 1446 H yang seharusnya penuh kebahagiaan berubah duka bagi warga Jawa Timur setelah bencana longsor terjadi di jalur Pacet-Cangar, tepatnya di kawasan wisata Coban Watu Lumpang, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis (3/4/2025) pukul 11.15 WIB.

Longsor tersebut menelan korban jiwa sebanyak 10 orang. Dari data evakuasi, tujuh korban berasal dari Kabupaten Sidoarjo dan tiga lainnya dari Kabupaten Mojokerto.

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKS, Reni Astuti, menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban.

“Musibah longsor ini adalah duka kita bersama di tengah suasana Lebaran yang mestinya diisi dengan silaturahmi dan kebahagiaan. Saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga seluruh korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan,” ungkap Reni dalam keterangannya, Sabtu (5/4/2025).

Politisi PKS asal Surabaya tersebut juga mengapresiasi respons cepat dari tim gabungan SAR, Basarnas, kepolisian, relawan, dan masyarakat yang terlibat dalam evakuasi. Seluruh korban berhasil ditemukan pada Jumat (4/4/2025) siang.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada tim gabungan yang bekerja tanpa kenal lelah di tengah suasana lebaran. Respon cepat dan kerja taktis mereka sangat luar biasa,” tambahnya.

Sebagai wakil rakyat dari Dapil Jawa Timur I (Surabaya–Sidoarjo), Reni mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk segera mengambil langkah antisipatif agar kejadian serupa tak terulang di masa depan. Ia menekankan pentingnya pemetaan kawasan rawan longsor dan penyampaian informasi kepada masyarakat, terutama menjelang musim hujan dan liburan.

“Ini menjadi evaluasi penting. Wilayah pegunungan dan wisata alam seperti Jalur Pacet-Cangar harus dilengkapi sistem peringatan dini dan jalur evakuasi yang memadai. Jangan sampai bencana kembali terjadi tanpa persiapan,” tegasnya.

Baca Juga:  Komisi III DPR Desak Pengusutan Tuntas Kasus Pelecehan Verbal Mahasiswa FH UI

Reni menutup pernyataannya dengan seruan kolaborasi lintas sektor dalam membangun sistem mitigasi bencana yang lebih tangguh demi keselamatan rakyat.

“Semoga tidak ada lagi musibah serupa. Upaya preventif dan antisipatif harus menjadi agenda bersama yang mendapat perhatian serius dari semua pihak,” pungkasnya.

 

Sumber: fraksi.pks.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru