Jakarta, PR Politik – Wakil Ketua Komisi II DPR, Dede Yusuf Macan Effendi, meminta pemerintah memberikan solusi terkait penundaan pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2024. Ia menyoroti nasib para CPNS dan CPPPK 2024 yang telah mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya demi mengikuti seleksi CASN, namun kini harus menunggu tanpa kepastian.
“Kami masih akan meminta berkonsultasi dengan pemerintah agar ada bantuan-bantuan, paling tidak untuk mereka yang saat ini dalam posisi menunggu,” kata Dede Yusuf kepada wartawan di Gedung DPR Jakarta, Senin (10/3/2025).
Dede Yusuf juga menyesalkan keputusan penundaan pengangkatan CASN 2024, yang sebelumnya dijadwalkan mulai Maret 2025. Ia menekankan bahwa Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) harus lebih cermat dalam mengambil keputusan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
“Ini adalah amanat yang kita inginkan, bahwa tidak boleh nanti ada yang tercecer lagi dalam penyelesaian. Jangan sampai nanti mundur lagi, mundur lagi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dede Yusuf mengingatkan bahwa total 1,2 juta CASN 2024, yang terdiri dari CPNS dan CPPPK, bukanlah angka yang kecil. Para CASN tersebut membutuhkan kepastian agar dapat menyambung hidup dengan penghasilan yang seharusnya mereka terima setiap bulannya.
“Tentunya pemerintah harus memahami bagaimana nanti mereka memiliki beban-beban daerah. Nah, ini harus diberikan ruang dan waktu,” pungkasnya.
Sumber: fpd-dpr.com















