Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Amelia Anggraini, menekankan pentingnya mempertimbangkan kesejahteraan prajurit dalam revisi Undang-Undang (UU) No. 34/2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI). Salah satu aspek yang menjadi sorotannya adalah peraturan mengenai anggota TNI yang menjalankan usaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
“Yang saya ingin tanyakan, kami ingin mendapatkan insight terkait kesejahteraan TNI, apakah harus membebaskan anggota TNI berbisnis?” ujar Amelia saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi I DPR RI dengan Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/3/2025).
Legislator Partai NasDem dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VII (Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Kebumen, dan Kabupaten Purbalingga) itu menilai bahwa selain opsi berbisnis, prajurit TNI juga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka melalui koperasi. Menurutnya, pemberdayaan koperasi yang dikelola secara profesional bisa menjadi solusi dalam meningkatkan taraf hidup anggota TNI.
“Lebih baik membangun dan memberdayakan koperasi-koperasi secara profesional guna mencapai kesejahteraan bagi anggota TNI,” ungkap Amelia.
Ia juga menegaskan bahwa Fraksi Partai NasDem DPR RI berkomitmen mendukung kemajuan dan profesionalisme TNI, yang harus tercermin dalam revisi UU TNI. Hal ini sejalan dengan peran strategis TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Pada prinsipnya kami semua berkomitmen untuk mendukung kemajuan dan profesionalisme TNI. Khususnya sebagai garda terdepan yang mempertahankan NKRI,” papar Amelia.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai demokrasi dan supremasi sipil dalam tata kelola militer di Indonesia.
“Kami sepakat kita semua menjaga TNI, menjunjung tinggi demokrasi dan supremasi sipil di Indonesia,” lanjutnya.
Amelia juga menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran perwakilan Pepabri dalam RDPU tersebut. Menurutnya, masukan dari para purnawirawan TNI dan Polri sangat berharga dalam memperkaya substansi revisi UU TNI agar lebih relevan dengan tantangan di masa mendatang.
“Hari ini kami mengapresiasi kehadiran bapak-bapak semua untuk dapat memberikan masukan, insight, terkait dengan revisi UU TNI sehingga UU yang dihasilkan memenuhi kebutuhan TNI di masa depan,” pungkasnya.
Sumber: fraksinasdem.org















