Jakarta, PR Politik – Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Heryawan, menjelaskan bahwa peningkatan kekerasan di Al-Aqsa dan dampak penyerangan Israel pada Oktober 2023 telah mengubah total opini dunia mengenai Palestina, terutama di dunia Barat dan Timur. Menurutnya, untuk pertama kalinya, opini di kalangan negara-negara Barat, khususnya Amerika Serikat, mulai berpihak kepada Palestina.
“Ada beberapa catatan penting. Pertama, opini dunia tentang Palestina berubah total setelah penyerangan Israel Oktober 2023, dimana untuk pertama kalinya opini Barat dan Timur khususnya di dunia Barat dan AS berpihak kepada Palestina, sebelumnya tidak,” jelas Aher.
Ia menambahkan, aksi-aksi demonstrasi yang menentang Israel dan mendukung Palestina semakin massif, bahkan di negara-negara dengan populasi minoritas Muslim. “Bahkan yang mendukung generasi Z yaitu para pemuda dan mahasiswa di kampus-kampus besar dunia terutama di AS protes terhadap Israel,” tegas Kang Aher dalam wawancara dengan awak media.
Lebih lanjut, Aher mengungkapkan bahwa pasca penyerangan Oktober 2023, di tengah meluasnya diplomasi internasional, dukungan dari sejumlah negara Barat seperti Spanyol, Irlandia, dan Kolombia semakin menguat. “12 Oktober 2024 Majelis PBB merekomendasikan adanya genjatan senjata antara Israel dan HAMAS serta penghentian kekerasan terhadap masyarakat Palestina secara total dan tanpa syarat, walaupun tidak dihiraukan Israel,” terang Wakil Ketua Majelis Syuro DPP PKS tersebut.
Baca Juga: Putri Zulkifli Hasan Apresiasi Instruksi Presiden Prabowo Soal Penjualan LPG 3 Kg via Pengecer
Aher menegaskan bahwa poin utama dari genjatan senjata yang direncanakan antara Israel dan HAMAS pada 19 Januari 2025, yang akan berlangsung selama 42 hari ke depan dan seterusnya, bukan sekadar tentang pertukaran tawanan. Ia juga menyoroti perlunya bantuan kemanusiaan dan upaya untuk mendorong agar isu gencatan senjata ini menjadi agenda permanen, sekaligus mendukung rekonstruksi Gaza dan mewujudkan kemerdekaan penuh bagi Palestina.
“Inilah cita-cita kita bersama seperti yang disampaikan presiden Prabowo dan Presiden-presiden RI sebelumnya. Apa yang disampaikan Presiden Soekarno bahwa sepanjang bangsa Palestina belum mendapatkan kemerdekaan, maka kami bangsa Indonesia akan terus berdiri mendukung sampai Palestina mendapatkan kemerdekaan,” pungkas Kang Aher.
Sumber: fraksi.pks.id















