Jakarta, PR Politik (3/12) – Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani menekankan pentingnya ketahanan keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun stabilitas masyarakat. Ia menyoroti maraknya persoalan kerentanan keluarga yang kerap berujung pada kasus pidana, menegaskan perlunya kehadiran negara dalam menciptakan lingkungan yang mendukung ketahanan keluarga bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Keluarga adalah fondasi utama dalam membentuk mental anak yang kuat dan stabil, di mana keluarga seharusnya menjadi tempat teraman bagi tumbuh kembang anak,” ujar Puan dalam keterangan resmi yang diterima Parlementaria, Senin (2/12/2024).
Puan menjelaskan, keluarga memainkan peran sentral dalam menjaga kesejahteraan emosional dan psikologis anak. Ia menegaskan bahwa keluarga harus menjadi ruang perlindungan dan pendidikan yang mampu mempersiapkan anak menghadapi tantangan kehidupan dengan mental yang sehat.
“Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak. Dari keluarga, mereka belajar tentang nilai-nilai, moral, dan cara menghadapi tekanan hidup. Ketika fungsi ini tidak berjalan dengan baik, dampaknya bisa sangat destruktif,” ujar politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut.
Puan mengingatkan, kegagalan keluarga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan stabil dapat berdampak buruk tidak hanya pada anggota keluarga, tetapi juga pada masyarakat. Ia menyoroti berbagai kasus kerentanan keluarga, seperti anak yang terlibat narkoba, judi online, perkelahian, perceraian, hingga pembunuhan dalam lingkup keluarga.
Salah satu contohnya adalah kasus tragis di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, di mana seorang remaja berusia 14 tahun membunuh ayah dan neneknya, serta melukai ibunya. Remaja tersebut mengaku mendapat bisikan sebelum melakukan tindakan keji itu. Puan menilai kasus ini membutuhkan perhatian khusus, mengingat pelaku dikenal sebagai anak baik yang mendapatkan kasih sayang keluarga.
“Penyelidikan harus dilakukan secara mendalam sehingga bisa diketahui akar masalahnya dan apa penyebab dari kejadian ini,” tegas Puan, perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR RI.
Baca Juga: Yuliansyah Dorong Transformasi Ketahanan Pangan melalui Sinergi Multi-Level
Puan menambahkan, pengungkapan akar masalah dapat menjadi dasar pendampingan bagi pelaku sekaligus evaluasi terhadap upaya memperkuat ketahanan keluarga di masyarakat. Ia berharap peristiwa serupa tidak terulang, sekaligus mendorong langkah preventif untuk mencegah kekerasan yang melibatkan anak dalam lingkungan keluarga.
“Dan agar peristiwa seperti ini tidak terulang lagi, termasuk menjadi antisipasi terjadinya kekerasan yang melibatkan anak dalam rumah tangga,” pungkasnya.
Sumber: dpr.go.id















