Wamendag Dyah Roro Esti di CNBC Top Women Fest: Kebijakan Inklusif Kunci Pertumbuhan Menuju Indonesia Emas 2045

Jakarta, PR Politik – Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti, hadir sebagai narasumber dalam gelaran bergengsi CNBC Indonesia Top Women Fest 2026 yang dilaksanakan di Gedung Sarinah, Jakarta, Sabtu (25/4). Dalam forum tersebut, Wamendag menyoroti pentingnya keberpihakan regulasi terhadap seluruh elemen pelaku usaha tanpa terkecuali.

Ia menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan memiliki fokus besar dalam menciptakan ekosistem niaga yang merata. Hal ini diwujudkan melalui pemberian akses yang lebih terbuka bagi para pengusaha terhadap pasar nasional maupun internasional, kemudahan pembiayaan, hingga penyediaan program-program pengembangan kapasitas usaha.

“Kementerian Perdagangan terus mendorong kebijakan yang inklusif dan berkeadilan, dengan memastikan akses yang lebih luas bagi pelaku usaha terhadap pasar, pembiayaan, serta peluang pengembangan usaha,” ujarnya.

Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa pembentukan sebuah kebijakan tidak dapat dilakukan secara sepihak. Pemerintah secara aktif mengedepankan pendekatan dialogis dengan berbagai pemangku kepentingan guna menyerap aspirasi di lapangan. Sinergi ini dianggap krusial agar instrumen kebijakan yang diluncurkan benar-benar mampu menjawab tantangan yang dihadapi dunia usaha secara konkret.

Selain itu, penguatan daya saing produk Indonesia di kancah global menjadi target utama untuk memperkokoh posisi tawar perdagangan nasional. Kemendag optimistis bahwa dengan standardisasi dan digitalisasi, produk lokal mampu bersaing di pasar mancanegara.

Menutup sesi diskusi, ia memberikan penekanan khusus pada peran penting perempuan dalam struktur ekonomi. Menurutnya, keterlibatan aktif perempuan bukan hanya soal kesetaraan, melainkan motor penggerak ekonomi berkelanjutan yang akan menjadi fondasi kokoh bagi visi Indonesia Emas 2045.

Pemerintah berkomitmen untuk terus membuka ruang bagi seluruh elemen masyarakat agar dapat berkontribusi maksimal dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui semangat inklusivitas ini, Indonesia diharapkan dapat mencapai lompatan besar menjadi kekuatan ekonomi global dalam dua dekade mendatang.

Baca Juga:  Perluas Ekspansi di Filipina Selatan, KJRI Davao City Bidik Investasi PLTA dan Kerja Sama UMKM di Iligan

sumber : Kemendag RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru