Anggota Komisi III DPR H.T. Ibrahim Tegaskan Perang Terbuka Lawan Narkoba dan Judi Online di Aceh Utara

Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, H.T. Ibrahim | Foto: Istimewa (dok)

Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi III DPR RI, H.T. Ibrahim, melontarkan peringatan keras terhadap maraknya peredaran narkoba dan praktik judi online saat melakukan kunjungan kerja ke Polres Aceh Utara, Kamis (26/03/2026). Ia menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh lagi bersikap kompromistis dalam menghadapi ancaman yang dinilai semakin serius tersebut.

Di hadapan Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Wijayaanto beserta jajaran, politisi Partai Demokrat itu menyebut kondisi saat ini sudah berada pada tahap darurat.

“Ini bukan situasi biasa. Ini darurat! Narkoba dan judi online sudah menghancurkan generasi. Tidak boleh ada kompromi—sikat habis!” tegasnya.

Meskipun memberikan apresiasi atas pengamanan arus mudik Idul Fitri 1447 H yang berjalan baik, Ibrahim mengingatkan bahwa ancaman yang lebih besar justru berasal dari peredaran narkoba dan judi online yang terus berkembang di tengah masyarakat.

Ia juga menyinggung kemungkinan adanya praktik “zona nyaman” dalam penegakan hukum apabila aparat hanya menindak pelaku di tingkat bawah, sementara jaringan besar tetap tidak tersentuh.

“Jangan cuma tangkap yang di bawah. Bongkar sampai ke atas! Kalau tidak, ini hanya sandiwara penegakan hukum,” ujarnya.

Menurut Ibrahim, judi online kini telah berkembang menjadi ancaman sosial digital yang berpotensi merusak ketahanan ekonomi keluarga, sementara narkoba terus menjadi faktor utama yang menghancurkan masa depan generasi muda.

“Kalau ini dibiarkan, kita sedang menyaksikan kehancuran yang kita biarkan sendiri,” katanya.

Ia pun mendesak Polres Aceh Utara untuk meningkatkan operasi secara masif, memperkuat fungsi intelijen, serta memutus mata rantai jaringan hingga ke akar.

Kunjungan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat utama Polres Aceh Utara serta tenaga ahli DPR RI, dan diakhiri dengan diskusi tertutup terkait strategi penegakan hukum.

Baca Juga:  Ellen Esther Pelealu Apresiasi Swasembada Beras, Tekankan Ketahanan Pangan Harus Holistik

Menutup pernyataannya, Ibrahim menyampaikan ultimatum tegas kepada aparat penegak hukum.

“Ini bukan lagi soal kinerja, ini soal keberanian. Negara tidak boleh kalah dari bandar narkoba dan mafia judi online!” pungkasnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru