Dubes RI Petakan Potensi Pangan di Kamerun Utara, Diangkat Jadi Penasihat Raja Lokal

Yaoundé, PR Politik – Duta Besar Republik Indonesia untuk Kamerun, Agung Cahaya Sumirat, melakukan kunjungan kerja maraton ke tiga provinsi di wilayah utara Kamerun, yakni Adamawa, North, dan Far North, pada 12–17 Januari 2026. Misi diplomatik ini difokuskan untuk memetakan kerja sama konkret di sektor ketahanan pangan, peternakan, serta penguatan relasi sosial-budaya.

Dalam rangkaian pertemuan dengan para Gubernur, pelaku usaha, dan Lamido (Raja setempat), Dubes Agung mengidentifikasi peluang besar bagi teknologi pertanian Indonesia untuk masuk ke pasar Kamerun Utara yang merupakan sentra beras, sorgum, dan kapas.

“Kebutuhan Kamerun di sektor pertanian dan peternakan sangat sejalan dengan kapasitas Indonesia, baik di sisi hulu maupun hilir. Ini membuka ruang kemitraan yang konkret dan saling menguntungkan,” ujarnya.

Dubes RI meninjau langsung fasilitas strategis seperti Koperasi Bamti dan rantai nilai susu lokal Walde Kossam di Ngaoundéré. Di Garoua, organisasi peternak APESS secara terbuka meminta dukungan kemitraan dengan Indonesia, terutama terkait alih teknologi pengelolaan air dan peningkatan produktivitas ternak.

Selain sektor ekonomi, Indonesia turut menawarkan peluang pendidikan melalui Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) dan mengundang para pengusaha lokal untuk menghadiri Trade Expo Indonesia 2026.

Sisi menarik dari kunjungan ini adalah pendekatan grassroots yang dilakukan Dubes Agung. Di wilayah yang masyarakatnya memiliki karakter plural, Dubes RI berdiskusi mengenai pendidikan Islam dan dialog lintas budaya dengan otoritas tradisional setempat.

Sebagai bentuk pengakuan atas komitmen Indonesia, Lamido Meskine secara resmi mengangkat Agung Cahaya Sumirat sebagai Fadah atau Penasihat. Kunjungan diakhiri dengan momen hangat di sebuah madrasah lokal, di mana ratusan siswa menyanyikan lagu anak-anak Indonesia “Di Sini Senang, Di Sana Senang” bersama sang Duta Besar.

Baca Juga:  Kemenperin Tetapkan Standar Kawasan Industri Melalui Permenperin 26/2025, Dorong Akreditasi dan Daya Saing Global

Langkah ini menegaskan diplomasi Indonesia yang mengedepankan kehadiran langsung di lapangan untuk memperkuat fondasi hubungan bilateral yang berkelanjutan di Afrika Tengah.

sumber : Kemlu RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru