Tingkatkan Perlindungan Korban, Kemen PPPA Luncurkan SIMFONI PPA Versi 3.0

Jakarta, PR Politik – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) resmi meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA) Versi 3.0 Manajemen Kasus. Inovasi yang dikembangkan bersama UNICEF Indonesia dan Yayasan Sumadi ini dirancang untuk memperkuat sistem perlindungan perempuan dan anak melalui data yang terintegrasi secara nasional.

Menteri PPPA, Arifah Fauzi, menegaskan bahwa pembaruan sistem ini merupakan langkah strategis dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Aplikasi ini akan mensinkronisasikan data kekerasan dari berbagai unit layanan, mulai dari tingkat daerah hingga pusat, sebagai fondasi kebijakan penanganan kasus yang lebih efektif.

“SIMFONI PPA menjadi jembatan informasi yang mengintegrasikan data kekerasan dari berbagai unit layanan di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat daerah hingga pusat. Data ini diharapkan menjadi dasar kuat dalam perumusan kebijakan dan pengambilan keputusan agar penanganan kasus dapat dilakukan secara lebih efektif. Selain itu, SIMFONI PPA memperkuat keterpaduan data layanan dengan informasi petugas internal dan mitra UPTD PPA,” jelasnya.

Peluncuran versi terbaru ini juga merespons tingginya angka prevalensi kekerasan di Indonesia. Berdasarkan data SIMFONI PPA tahun 2025, tercatat sebanyak 35.025 perempuan dan anak telah menjadi korban kekerasan. Melalui sistem manajemen kasus ini, pemerintah berkomitmen untuk memastikan penanganan dilakukan secara tuntas dan terkoordinasi.

“Melalui SIMFONI PPA, kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak korban kekerasan. Data yang akurat menjadi kunci untuk memastikan penanganan dilakukan secara holistik, terkoordinasi, dan mengedepankan kepentingan terbaik bagi korban,” pungkasnya.

Hadirnya SIMFONI PPA Versi 3.0 merupakan implementasi dari Peraturan Menteri PPPA Tahun 2022 mengenai Standar Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak. Acara peluncuran tersebut dihadiri oleh 785 peserta yang mencakup petugas layanan PPA pusat, Dinas PPPA, UPTD PPA dari seluruh Indonesia, serta berbagai mitra strategis terkait.

Baca Juga:  Menko AHY Ajak Wujudkan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto

sumber : Kemenpppa RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru