Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi VII DPR RI dari Dapil Maluku Utara, Izzuddin Al-Qassam Kasuba, menyampaikan apresiasi atas lonjakan nilai ekspor Provinsi Maluku Utara sebesar 40,93% selama periode Januari hingga April 2025. Ia menilai capaian ini sebagai momentum penting untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah secara inklusif.
“Pertumbuhan ini tentu menggembirakan, namun harus segera diikuti dengan langkah diversifikasi komoditas agar manfaat ekonomi dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Al-Qassam di Jakarta, Senin (9/6/2025).
Legislator Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mendorong agar produk UMKM lokal, khususnya di sektor kelautan dan pertanian seperti rumput laut, sagu, serta kerajinan rotan, mendapat perhatian lebih dalam strategi ekspor daerah.
“Kekayaan budaya dan kreativitas rakyat Maluku Utara bisa menjadi nilai jual unggulan jika didukung dengan sertifikasi mutu dan standardisasi internasional,” jelasnya.
Selain itu, Al-Qassam menyoroti pentingnya pembangunan industri hilir di tingkat daerah. Ia mendorong pendirian pabrik pengolahan nikel skala menengah dan workshop baja ringan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas sekaligus membuka lapangan kerja.
“Menambah nilai komoditas primer adalah kunci agar devisa yang kita peroleh tidak hanya menjadi angka di atas kertas, tapi benar-benar berdampak positif bagi masyarakat,” tegasnya.
Guna memperluas jangkauan pasar ekspor, Al-Qassam juga mengusulkan percepatan digitalisasi proses ekspor melalui pelatihan ISO, HACCP, dan pemanfaatan platform e-commerce internasional.
“Tanpa adaptasi teknologi dan pemahaman standar global, pelaku usaha kita akan kesulitan bersaing, terutama di pasar ASEAN dan Eropa,” kata Al-Qassam.
Di akhir pernyataannya, Al-Qassam mengajak semua pihak—pemerintah pusat, pemerintah provinsi, sektor swasta, hingga lembaga keuangan—untuk bersinergi menyusun insentif fiskal serta kemudahan perizinan bagi pelaku usaha.
“Dengan langkah tegas dan merakyat, saya optimis Maluku Utara mampu menjadi pusat ekspor beragam komoditas bernilai tinggi dan berkelanjutan,” tutupnya.
Sumber: fraksi.pks.id















