Serang, PR Politik – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Wardatul Asriah, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Banten yang akan memberlakukan digitalisasi pelayanan kesehatan di seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di wilayah tersebut. Pernyataan itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja spesifik Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI di Provinsi Banten, Senin (19/05).
Wardatul menilai penerapan digitalisasi layanan kesehatan akan memperluas jangkauan akses masyarakat terhadap berbagai jenis pelayanan medis. “Masyarakat dengan mudah terkoneksi langsung dengan semua jenis layanan kesehatan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kebijakan ini sangat relevan dengan jumlah penduduk Provinsi Banten yang mencapai sekitar 12.881.374 jiwa pada akhir 2024. Dengan jumlah penduduk yang besar, sistem layanan digital dinilai mampu menyederhanakan proses dan meningkatkan efisiensi pelayanan tanpa mengurangi kualitas.
“Penerapan digitalisasi layanan kesehatan dapat menyederhanakan dan mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat umum tanpa mengurangi kualitas dan efisiensi layanan kesehatan,” lanjutnya.
Legislator dari daerah pemilihan Jawa Barat VII ini juga menyoroti efisiensi waktu sebagai salah satu keunggulan utama dari layanan kesehatan digital. Menurutnya, digitalisasi akan mempercepat proses pasien dalam mengakses fasilitas kesehatan.
“Akses layanan kesehatan digital dapat mempersingkat waktu pasien untuk bisa terhubung dengan fasilitas kesehatan yang dituju. Serta memudahkan pasien untuk mengakses informasi-informasi seputar klinik maupun pelayanan kesehatan lainnya,” kata Wardatul.
Lebih lanjut, ia menilai kebijakan digitalisasi ini sejalan dengan komitmen Gubernur Banten, Andra Soni, dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Salah satunya dilakukan melalui peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan dasar kesehatan, termasuk rumah sakit.
“Pemerintah Provinsi Banten telah melaksanakan berbagai upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat, seperti peningkatan akses kesehatan bagi seluruh masyarakat,” tutup Wardatul.















