Jakarta, PR Politik (16/11) – Anggota Komisi II DPR RI, Ujang Bey, mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap penggunaan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk pembiayaan Pilkada 2024 di Provinsi Jawa Barat, yang mencapai angka Rp1,6 triliun. Anggaran besar ini harus digunakan secara efisien dan transparan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
“Kita harus memastikan penggunaan NPHD diawasi dengan baik. Jangan sampai, setelah pelaksanaan pilkada, muncul masalah yang tidak diinginkan, seperti ‘piring kotor’ yang merusak integritas proses pilkada itu sendiri,” tegas Ujang Bey dalam pertemuan dengan Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, penyelenggara pemilu, serta penjabat bupati dan wali kota se-Provinsi Jawa Barat di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (13/11/2024).
Ujang Bey menegaskan pentingnya efisiensi dalam penggunaan anggaran NPHD, mengingat situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
“Saya tekankan kepada seluruh penyelenggara pemilu di Jawa Barat untuk memanfaatkan anggaran dengan bijak. Mengingat kondisi ekonomi yang kurang stabil, kita harus menjaga setiap rupiah yang dikeluarkan. Diharapkan Pilkada Serentak 2024 ini dapat berjalan sukses, transparan, dan bersih,” ujar anggota Fraksi Partai NasDem tersebut.
Selain itu, Ujang juga berharap Pilkada Serentak pertama secara nasional pada 27 November 2024 mendatang menjadi momentum penting untuk menciptakan proses demokrasi yang sukses dan berkualitas.
“Ini menjadi momentum penting, karena masyarakat mengharapkan pilkada serentak tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga menghasilkan proses yang transparan, adil, dan berkualitas,” tambah Ujang.
Ujang Bey juga menyoroti pentingnya peran penjabat di daerah dalam menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN).
“Saya mengingatkan seluruh penjabat untuk selalu menegaskan kepada ASN agar tetap netral. Kenetralan ASN sangat krusial demi terciptanya penyelenggaraan pilkada yang jujur, adil, dan transparan,” tegasnya, menutup pembicaraan.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Anthony Albanese Pererat Hubungan Indonesia-Australia
Sumber: fraksinasdem.org















