Tinjau Kesiapan IKN, Menteri PANRB Tegaskan ASN Harus Aman dan Nyaman dalam Transformasi Birokrasi

Penajam Paser Utara, PR Politik – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik vital di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Jumat (13/2). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) telah siap digunakan, sehingga proses transisi pemerintahan berjalan optimal.

Bagi Menteri Rini, IKN bukan sekadar perpindahan geografis, melainkan simbol perubahan besar bagi tata kelola negara.

“IKN ini dikonsepkan untuk hidup yang efisien, futuristik, dan dekat dengan alam. Kami memastikan para ASN pada suatu saat nanti bisa merasa siap dan aman, nyaman untuk bisa lebih berbakti lagi untuk perbaikan negeri,” ujarnya di sela-sela peninjauannya.

Fokus utama peninjauan meliputi Rumah Susun (Rusun) ASN yang terdiri dari 47 menara setinggi 12 lantai. Hunian ini dirancang dengan konsep tropis modern dan berkelanjutan, serta dilengkapi sistem smart home, perabotan lengkap, hingga sarana olahraga dan sosial untuk mendukung efisiensi mobilitas di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Selain hunian, Rini meninjau RSUP IKN yang beroperasi dengan konsep smart hospital. Rumah sakit 10 lantai ini memiliki layanan unggulan jantung dan stroke, serta didukung teknologi medis mutakhir seperti MRI 3 Tesla dan CT-Scan 512 Slice untuk menjamin layanan kesehatan berkualitas bagi para abdi negara.

Menteri PANRB juga mengunjungi gedung Kantor Kementerian Koordinator yang mengusung konsep sharing office dan green building. Infrastruktur ini terintegrasi dengan alam (forest city) dan dilengkapi dengan multifunction hall serta area parkir terpadu.

Rini menekankan bahwa tulang punggung pemerintahan di IKN adalah kolaborasi dan digital governance. Ia sangat menaruh perhatian pada kesiapan talenta ASN dalam mengadopsi sistem kerja digital.

Baca Juga:  Indonesia Miliki Potensi Kredit Karbon 13,4 Miliar Ton CO₂e, Wamenhut Buka Global Carbon Summit 2025

“Jadi inti daripada digital governance itu adalah berkolaborasi. Saya juga concern terhadap talenta-talenta ASN yang ada di IKN ini,” tegasnya.

Menutup kunjungannya, Rini menegaskan bahwa kata kunci dari proyek besar ini adalah transformasi.

“Kenapa? Karena IKN itu bukan sekedar memindahkan ibu kota ke sini, tetapi kita menemukan cara-cara baru untuk birokrasi dan memperbaiki tata keolah pemerintahan kita,” pungkasnya.

sumber : Kemenpan RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru