Tingkatkan Kualitas Layanan Lansia, Kemensos Latih 41 Pendamping Rehabilitasi Sosial di Kalimantan Barat

Jakarta, PR Politik – Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial (Kemensos) melatih 41 pendamping rehabilitasi sosial dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat, untuk meningkatkan kualitas layanan lansia. Kegiatan ini membekali para pendamping dengan pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik dalam memberikan perawatan, terutama bagi lansia dalam kondisi bedridden.

Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Suratna menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan agar pendamping tidak hanya mampu melakukan perawatan dasar, tetapi juga menjadi fasilitator yang membimbing keluarga.

“Khususnya yang berada dalam kondisi bedridden. Pendamping diharapkan tidak hanya mampu melakukan perawatan dasar, tetapi juga menjadi fasilitator yang membimbing keluarga dalam memberikan dukungan sosial dan emosional,” kata Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Suratna, melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (8/11).

Kegiatan ini mengusung pendekatan Care Economy, menekankan pentingnya pelayanan lansia yang fokus pada aspek fisik, emosional, psikososial, dan kualitas hidup secara menyeluruh.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi tentang Kebijakan Care Economy, Pendekatan Manajemen Kasus, serta Pemenuhan Kebutuhan Dasar lansia. Sesi inti berupa praktik langsung Activity Daily Living (ADL) memberikan pengalaman nyata kepada peserta, mencakup:

  • Teknik memindahkan lansia dengan aman.
  • Membantu mobilisasi dan menjaga kebersihan diri.
  • Menata posisi untuk mencegah luka tekan.
  • Teknik pemberian makan yang aman dan nyaman.

Kepala Dinas Sosial Kota Pontianak drg. Trisnawati, salah satu pemateri, menekankan pentingnya pelatihan ini.

“Pelatihan ini penting untuk memperkuat kemampuan, keterampilan, dan empati para pendamping dalam menangani berbagai permasalahan lanjut usia,” kata drg. Trisnawati.

Melalui pelatihan ini, Kemensos berharap para pendamping tidak hanya terampil dalam aspek teknis pelayanan, tetapi juga mampu berperan sebagai fasilitator yang memberdayakan keluarga, sehingga perawatan lansia dapat dilakukan secara berkelanjutan di rumah maupun di lingkungan komunitas.

Baca Juga:  Pemerintah Bahas Legalisasi 45.000 Sumur Minyak Rakyat: Kemenhut Soroti Perlindungan Kawasan Hutan

 

 

sumber : Kemensos RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru