Siasati Lonjakan Operasional Driver Ojol, Perindo Sultra Guyur Ratusan Kupon Pertamax Gratis di Kendari

Kendari, PR Politik – Gelombang kenaikan harga Bahan Bakar Mijnak (BBM) nonsubsidi dilaporkan terus melayangkan tekanan ekonomi yang hebat terhadap klaster pekerja informal yang menggantungkan dapurnya pada mobilitas harian, termasuk barisan pengemudi ojek daring (online). Kondisi pelik tersebut terdeteksi langsung mengoreksi pendapatan bersih akibat membengkaknya draf biaya operasional armada angkutan horizontal di daerah.

Merespons jeritan di akar rumput tersebut, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Sulawesi Tenggara (Sultra) bergerak taktis menggelar aksi mitigasi melalui program sosial bertajuk “Jumat Berkah”. Dalam aksi lapangan ini, fungsionaris partai membagikan sedikitnya 500 lembar kupon pengisian BBM jenis Pertamax secara gratis kepada pengemudi ojol dan elemen masyarakat yang memadati sirkuit SPBU Tapal Kuda, Kota Kendari, Jumat (12/6).

Ketua DPW Partai Perindo Sultra, Ferry Irawan, memaparkan bahwa setiap draf kupon yang didistribusikan mengantongi nilai nominal subsidi silang sebesar Rp40.000 yang andal dikonversi langsung menjadi pasokan bahan bakar di tangki kendaraan. Langkah hibrida ini diklaim sebagai bentuk kehadiran nyata parpol dalam mengintervensi kesulitan finansial warga pasca-kebijakan energi pusat diketuk.

“Kami membagikan 500 kupon BBM Pertamax kepada masyarakat dan driver ojek online. Mudah-mudahan bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka di tengah kenaikan harga BBM,” ungkapnya Irawan di sela-sela kesibukan pembagian kupon di Kendari.

Ia menganalisis bahwa komunitas pengemudi ojol bertindak sebagai salah satu entitas paling rentan (most vulnerable group) dalam sirkuit kenaikan harga energi. Hal ini disebabkan oleh liniernya durasi kerja di atas aspal dengan volume bahan bakar yang dihabiskan setiap hari, sehingga setiap lonjakan harga otomatis langsung memotong draf profit harian keluarga mereka.

Ia menilai bahwa di tengah kepungan inflasi dan merangkaknya draf biaya hidup urban, penguatan terhadap sektor informal serta pelaku ekonomi rakyat wajib diakselerasi oleh seluruh pemangku kepentingan politik. Langkah penyelamatan ini dinilai krusial demi menjaga ketahanan kurva daya beli sekaligus memastikan perputaran roda ekonomi horizontal di tingkat tapak tidak mengalami stagnasi atau kelumpuhan.

Baca Juga:  DPD Partai Golkar Jateng Raih Pencapaian Gemilang di Pemilu dan Pilkada 2024

Guna memperluas dampak elektoral dan kemanfaatan sosial, Ferry menegaskan bahwa draf aksi kemanusiaan ini tidak akan diisolasi di yurisdiksi Kota Kendari saja, melainkan siap direplikasi secara masif dan bertahap ke seluruh wilayah pelosok Sulawesi Tenggara.

“Kegiatan ini akan kami laksanakan secara bertahap di 17 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara. Ini adalah bentuk kehadiran Partai Perindo di tengah masyarakat, terutama saat warga sedang menghadapi kesulitan ekonomi,” serunya mempertegas manifes pergerakan wilayah.

Menutup draf rilis siber kepartaiannya, DPW Perindo Sultra menaruh harapan besar agar injeksi bantuan energi komersial ini andal bertindak sebagai draf bantalan sosial jangka pendek bagi para penggerak ekonomi kerakyatan di daerah. Langkah taktis ini sekaligus merefleksikan komitmen organisasi untuk senantiasa mengawal hak-hak ekonomi wong cilik dengan bersih, transparan, serta bebas dari sekat-sekat birokrasi yang kaku.

sumber : Perindo

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru