Jakarta, PR Politik – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar program Mudik Bersama PKS sebagai wujud kepedulian dalam membantu masyarakat merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman. Kegiatan ini berlangsung di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Rabu (18/03/2026).
Sejak pagi, ratusan warga dari Jakarta dan sekitarnya telah memadati halaman kantor untuk menunggu keberangkatan 16 bus yang disiapkan menuju enam kota tujuan, yakni Cirebon, Semarang, Solo, Malang, Surabaya, dan Lampung.
Dalam acara pelepasan, Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid mengingatkan para peserta mudik agar mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan selama perjalanan.
“Kita utamakan keamanan, kemudian keselamatan, tidak perlu ngebut yang penting selamat sampai tujuan. Kita perbanyak berdoa semoga perjalanannya aman, nyaman, selamat sampai tujuan,” ungkap Kholid.
Usai memberikan sambutan, Kholid turut menyapa para pemudik. Salah satunya Ibu Win, peserta tujuan Malang, yang mengaku bahagia karena akhirnya dapat merayakan Lebaran di kampung halaman setelah 21 tahun.
Win juga menyampaikan apresiasi kepada PKS yang dinilainya telah membantu mempererat silaturahmi keluarga sekaligus meringankan beban biaya perjalanan di tengah mahalnya ongkos mudik menjelang Lebaran.
“Alhamdulillah saya ucapkan terima kasih, ini program luar biasa yang harus dipertahankan karena sangat membantu masyarakat untuk menjembatani silaturahim bertemu dengan keluarganya saat lebaran,” ujar Win.
Program ini diikuti lebih dari 700 peserta yang diberangkatkan menggunakan 16 bus menuju berbagai kota tujuan. Antusiasme peserta terlihat tinggi, terutama di tengah meningkatnya harga tiket transportasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Syahrudin, warga Tangerang Selatan, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Ia menyebut kenaikan harga tiket menjadi kendala utama bagi masyarakat untuk pulang kampung.
“Mudah-mudahan ini terus berlanjut programnya karena ongkos bus untuk pulang kampung ini cukup tinggi peningkatannya sehingga ini sangat membantu warga untuk bisa mudik,” ujar Syahrudin yang berangkat bersama istri dan kedua anaknya.
Hal senada juga disampaikan oleh Budi yang menilai program mudik gratis tersebut sangat membantu, khususnya bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan tiket.
“Dengan adanya mudik gratis ini sangat membantu sekali bagi kami yang tidak mendapatkan tiket atau kehabisan tiket, apalagi dengan adanya tiket yang harganya sekarang ini mahal,” ungkap Budi.
Sementara itu, Wiwin, ibu tiga anak, turut mengapresiasi pelayanan panitia yang dinilai sigap dalam membantu proses registrasi serta memberikan bingkisan kepada peserta. Ia berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Di akhir kegiatan, Muhammad Kholid didampingi Wakil Sekjen Protokoler dan Pengamanan Pimpinan Iman Firmansyah secara resmi melepas keberangkatan rombongan dengan mengucapkan basmallah dan mengibarkan bendera, menandai dimulainya perjalanan para pemudik menuju kampung halaman.















