Ridwan Bae Soroti Masalah ODOL Sebagai Kendala Pencapaian SPM Jalan Tol

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae | Foto: DPR RI (dok)

Jakarta, PR Politik – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, menyuarakan keprihatinan terhadap belum optimalnya pencapaian Standar Pelayanan Minimum (SPM) di sejumlah ruas jalan tol nasional. Hal ini disampaikannya saat kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI ke beberapa ruas tol strategis, termasuk Tol Harbour Road II, Tol Sedyatmo, Tol Kunciran, dan Tol Serpong.

Dalam peninjauan tersebut, Ridwan mengungkapkan bahwa Komisi V telah membentuk Panitia Kerja (Panja) Jalan Tol SPM untuk mengkaji secara mendalam berbagai kendala yang menghambat tercapainya standar pelayanan yang layak, termasuk persoalan klasik kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL).

“Kita kan dalam waktu dekat ini, bahkan sekarang sudah membentuk panja untuk persoalan tol SPM ini. Yang jadi persoalan, salah satu penyebab utama kendala SPM ini adalah persoalan ODOL. Tapi ODOL ini sudah puluhan tahun diwacanakan untuk dizerokan, sampai sekarang belum terselesaikan,” ujar Ridwan kepada Parlementaria, Senin (30/6/2025).

Ia menekankan pentingnya pemahaman yang lebih komprehensif terhadap penyebab mandeknya penanganan ODOL. Untuk itu, Komisi V DPR RI tengah mengumpulkan berbagai informasi dan masukan dari para pemangku kepentingan agar pembahasan Panja berjalan tepat sasaran.

“Kita coba mengamati lebih jauh lagi apa-apa yang terjadi. Kita mendengarkan semuanya dari stakeholder, apa sebenarnya penyebab utama sehingga belum terciptanya kondisi zero ODOL ini. Maka dalam waktu dekat ini kita akan bahas secara bersama-sama di Komisi V DPR,” tambahnya.

Ridwan juga menyoroti kompleksitas isu ODOL yang dinilainya melibatkan banyak kementerian dan lembaga teknis. Menurutnya, problem ini tidak bisa diselesaikan secara sektoral melainkan harus melalui koordinasi lintas sektor yang kuat.

“Persoalannya banyak dimensinya. Di situ ada Kementerian Perindustrian yang melahirkan industri mobil, ada kementerian lain yang terkait. Jadi banyak banget kaitannya. Ada Perhubungan, kemudian ada PU. Sehingga insya Allah dalam pembahasan Panja Tol ini, kita akan sempurnakan semua,” jelas legislator Partai Golkar dari Dapil Sulawesi Tenggara tersebut.

Baca Juga:  Anggota Komisi II DPR Fraksi NasDem Ujang Bey Nilai Sanksi untuk Bupati Aceh Selatan Sudah Tepat

Ridwan berharap pembahasan yang dilakukan bersama mitra kerja di Panja Tol akan menghasilkan solusi konkret terhadap problematika ODOL, sehingga kerusakan jalan bisa ditekan dan SPM jalan tol dapat tercapai sesuai target.

“Perlu adanya koordinasi matang lintas sektor dan hari ini kita pantau semua jalan tol yang kita lewati. Ada yang sudah bagus SPM-nya, tapi dari laporan-laporan juga masih banyak yang lemah. Perbaikan-perbaikan ini akan kita lihat lebih jauh dalam pembahasan Panja Tol nanti,” pungkasnya.

Sumber: emedia.dpr.go.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru