Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rico Sia, mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto yang mencabut empat izin usaha pertambangan (IUP) di wilayah Raja Ampat, Papua Barat Daya. Ia menyebut langkah tersebut sebagai bentuk keberpihakan nyata Presiden terhadap aspirasi masyarakat dan upaya penyelamatan lingkungan.
“Ini tentu langkah yang sangat tepat untuk menyelamatkan Raja Ampat. Bahkan keputusan Presiden tersebut sekaligus memberi bukti keberpihakan kepada suara masyarakat. Ini sangat menggembirakan karena suara rakyat didengar Presiden. Saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi hal itu,” ujar Rico dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/6/2025).
Keputusan pencabutan empat IUP tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Negara, menyusul arahan Presiden Prabowo dalam rapat terbatas bersama jajaran kabinet.
Dengan pencabutan ini, seluruh aktivitas pertambangan di kawasan Raja Ampat resmi dihentikan. Langkah ini disambut hangat oleh berbagai kalangan, termasuk Rico Sia yang mewakili aspirasi masyarakat Papua Barat Daya.
“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota Komisi VII serta Komisi XII DPR RI, Forum MPR RI Papua Periode 2024–2029, serta semua pihak yang telah ikut menyuarakan penyelamatan destinasi wisata dunia ini,” ungkap Rico.
Rico juga menyoroti peran media massa dalam mendorong perhatian publik dan pengambil kebijakan terhadap isu lingkungan di Raja Ampat.
“Terima kasih kepada media massa, baik cetak maupun elektronik, yang telah aktif mendukung gerakan #SaveRajaAmpat hingga akhirnya membuahkan hasil positif seperti ini,” tandas legislator dari Dapil Papua Barat Daya tersebut.
Ia berharap pencabutan izin tambang ini menjadi tonggak penting dalam menjaga kelestarian ekosistem Raja Ampat serta menjadi sinyal tegas bahwa pembangunan tidak boleh mengorbankan lingkungan dan masa depan generasi mendatang.
Sumber: fraksinasdem.org















