Rayakan Hari Kemerdekaan Yordania ke-80, Kabaloghan Kemhan Saksikan Parade Militer Gabungan di Bundaran HI

Jakarta, PR Politik – Memperingati Hari Kemerdekaan Kerajaan Yordania yang ke-80, sebuah parade marching band gabungan berskala internasional sukses diorkestrasi secara megah di sepanjang koridor protokol ibu kota. Ajang hibrida yang memadukan disiplin militer dan harmoni musik tersebut mempertemukan barisan kadet Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) dengan personel militer Yordania di Jakarta, Minggu (7/6).

Perhelatan taktis bernuansa diplomatik ini terpantau dihadiri langsung oleh Kepala Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kabaloghan Kemhan), Marsdya TNI Yusuf Jauhari, guna mengunci draf dukungan penuh dari jajaran kementerian sektoral.

Parade marching band ini didesain tidak sekadar bertindak sebagai panggung pertunjukan seni dan budaya militer kaku. Agenda berskala makro tersebut dibidik menjadi draf instrumen taktis untuk mempertebal rajutan hubungan persahabatan, memperkuat kerja sama pertahanan, serta memperluas penetrasi diplomasi budaya antara Jakarta dan Amman. Semangat kebersamaan yang dipamerkan oleh barisan personel kedua negara serumpun ini dinilai menjadi draf simbol persaudaraan antarbangsa yang kokoh di tengah volatilitas geopolitik global.

Berdasarkan draf manifes operasional di lapangan, rangkaian kegiatan diawali dengan fase persiapan matang serta pengecekan sirkulasi perlengkapan instrumen di Stasiun BNI City 46. Pasukan gabungan kemudian bergerak lincah memulai parade dan aksi display formasi di kawasan ikonik Bundaran Hotel Indonesia (HI), merayap ke area Patung Kuda, hingga menembus draf kawasan Monumen Nasional (Monas).

Kalkulasi data panitia mencatat, parade kolaboratif ini diserbu oleh total 106 personel militer tangguh. Komposisi pasukan dikunci secara presisi yang terdiri atas 100 personel korps Marching Band Unhan RI serta 6 personel perwakilan militer berseragam resmi dari Kerajaan Yordania.

Memasuki fase puncak acara, rombongan defile mulai memasuki gerbang kawasan Monas dan melakukan manuver dengan mengelilingi area dalam cagar budaya tersebut sebelum mengunci posisi di Lapangan Ikada Monas sebagai titik display utama.

Baca Juga:  Saifullah Yusuf Ajak Kepala Daerah Se-Jawa Timur Sukseskan Sekolah Rakyat

Pada momentum sakral tersebut, tim orkestra Unhan RI dipercaya mengiringi jalannya prosesi pengibaran bendera kebangsaan Indonesia dan Yordania secara pararel di bawah draf pengawasan ketat protokol militer. Aksi memukau atraksi display marching band kemudian dipentaskan sebagai ketukan penutup draf seluruh rangkaian kegiatan kedinasan tersebut.

Ketukan agenda internasional ini diproyeksikan mampu bertindak sebagai dinamo penguat bagi kerja sama bilateral jangka panjang antara Indonesia dan Yordania, khususnya pada koridor pertahanan siber-fisik, transformasi pendidikan militer, serta pertukaran kebudayaan. Selain itu, manuver seni militer di ruang terbuka hijau ini diharapkan andal menumbuhkan draf kesadaran nasionalisme, semangat persatuan nasional, sekaligus menginjeksi nilai-nilai ketajaman disiplin kepada masyarakat luas di lapangan.

sumber : Kemhan RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru