Produksi Melimpah, Kementan Jamin Stok Cabai Jawa Barat Aman Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Bandung, PR Politik – Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan jaminan ketersediaan aneka cabai di wilayah Jawa Barat dalam kondisi sangat aman menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Berdasarkan data teknis, produksi cabai di provinsi ini tercatat mengalami surplus besar sehingga mampu menyangga kebutuhan konsumsi masyarakat sekaligus mendukung pasokan antarwilayah.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa pemerintah pusat tengah melakukan pengawalan ketat dari sisi produksi di sentra hingga jalur distribusi.

“Kementerian Pertanian terus melakukan langkah-langkah strategis untuk memastikan ketersediaan aneka cabai menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Penguatan produksi di daerah sentra, pengendalian distribusi, serta koordinasi lintas sektor terus kami lakukan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal,” tegasnya.

Data neraca pangan menunjukkan tren positif yang signifikan. Untuk komoditas cabai rawit (CR) pada Maret 2026, produksi diprediksi menembus 78.963 ton, sementara kebutuhan konsumsi hanya berada di angka 23.946 ton, menghasilkan surplus sebesar 55.018 ton.

Kondisi serupa terjadi pada cabai besar (CB). Pada Maret 2026, produksi mencapai 38.703 ton dengan kebutuhan 27.740 ton, sehingga terdapat sisa pasokan sebesar 10.962 ton.

Komoditas Bulan (2026) Produksi (Ton) Kebutuhan (Ton) Surplus (Ton)
Cabai Rawit Februari 34.463 16.578 17.885
Maret 78.963 23.946 55.018
Cabai Besar Februari 32.398 23.858 8.540
Maret 38.703 27.740 10.962

Ketahanan pasokan di Jawa Barat ditopang oleh luas panen yang tersebar di beberapa kabupaten utama, yakni Kabupaten Garut (485 hektare), Kabupaten Bandung (400 hektare), dan Kabupaten Sumedang (250 hektare). Para champion atau petani penggerak di daerah tersebut memastikan pola tanam berjenjang berjalan efektif untuk menjaga kontinuitas panen.

Baca Juga:  Menkeu Purbaya Dorong DJPb Jaga Momentum Ekonomi Lewat Penyerapan Anggaran Optimal

Champion Cabai Kabupaten Bandung, Juhara, mengonfirmasi bahwa saat ini pertanaman berada pada fase produktif.

“Petani cabai di Kabupaten Bandung telah menerapkan pola tanam berjenjang sehingga panen dapat berlangsung secara terus-menerus. Dengan kondisi pertanaman yang ada saat ini, kami optimistis pasokan cabai aman hingga Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Champion Cabai Kabupaten Garut, Kang Sumarna, menegaskan kesiapan para petani lokal.

“Kabupaten Garut saat ini memasuki periode panen dengan produktivitas yang baik. Petani siap menjaga kualitas dan kontinuitas produksi untuk mendukung pasokan cabai Jawa Barat dan wilayah sekitarnya selama Ramadhan dan Idul Fitri,” ungkapnya.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan, Muh. Agung Sunusi, menambahkan bahwa koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat untuk mengantisipasi potensi kendala distribusi.

“Berdasarkan hasil pemantauan Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat, ketersediaan aneka cabai di Jawa Barat berada dalam kondisi aman. Dengan dukungan luas panen yang memadai, peran aktif champion cabai, serta sinergi pemerintah pusat dan daerah, kami optimistis kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H dapat terpenuhi dengan baik,” jelasnya.

Kementan mengimbau seluruh pelaku usaha dan pemerintah daerah untuk tetap konsisten menjaga stabilitas harga agar masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan suci dengan tenang.

sumber : Kementan RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru