Jakarta, PR Politik – Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini dengan mencanangkan Grand Design Wajib Belajar 13 Tahun, yang mencakup tambahan satu tahun prasekolah. Program ini dianggap sebagai investasi jangka panjang yang krusial untuk masa depan bangsa.
Widyaprada Ahli Utama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Harris Iskandar, menyatakan bahwa pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah investasi yang sangat menguntungkan, sejalan dengan pandangan peraih Nobel Ekonomi James Heckman. “Di tingkat PAUD, kita bisa berkumpul bersama banyak kementerian dan lembaga, suatu forum yang tidak ada di jenjang lain,” ujarnya.
Untuk memastikan program ini tepat sasaran, Kemendikdasmen bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) menggunakan indikator Angka Partisipasi Murni (APM). Data menunjukkan bahwa lima provinsi di Papua masih memiliki tingkat partisipasi yang rendah. Selain itu, sekitar 14.404 desa di Indonesia belum memiliki satuan PAUD, yang menjadi tantangan serius yang harus segera diatasi.
Rapat koordinasi menunjukkan komitmen kuat dari berbagai kementerian dan lembaga untuk mendukung program wajib prasekolah. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menekankan pentingnya anggaran yang tepat sasaran, sementara Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi mendukung penguatan layanan PAUD di daerah afirmasi. Kementerian Kesehatan akan memastikan integrasi layanan kesehatan dan gizi, Badan Pangan Nasional berfokus pada penyediaan gizi, dan Kementerian Agama mengoptimalkan peran lembaga pendidikan keagamaan.
Direktur SEAMEO CECCEP, Vina Andriany, menambahkan bahwa satu tahun prasekolah adalah masa krusial untuk transisi anak menuju sekolah dasar. “Ini fondasi agar anak siap secara akademik, sosial, dan emosional,” ujarnya.
Program ini akan didanai melalui Program Indonesia Pintar (PIP), dengan alokasi anggaran yang telah disetujui DPR RI untuk tahun 2026. Wakil Ketua Komisi X DPR RI juga berkomitmen untuk merealisasikan PIP prasekolah mulai tahun tersebut. Dengan dukungan lintas kementerian dan alokasi anggaran yang disetujui, program ini diharapkan dapat segera berjalan dan menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan generasi emas Indonesia.
sumber : Kemendikdasmen RI















