Nevi Zuairina Serukan Darurat Sampah Plastik: “Kita Hanya Punya Satu Bumi”

Anggota DPR RI, Nevi Zuairina | Foto: DPR RI (dok)

Jakarta, PR Politik – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap 5 Juni, Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Nevi Zuairina, menyuarakan peringatan keras terhadap kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan. Ia menekankan pentingnya komitmen bersama dari masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah untuk menghadapi ancaman lingkungan secara serius.

“Sudah 53 tahun sejak dicanangkannya Hari Lingkungan Hidup Sedunia, tetapi tantangan lingkungan hari ini justru semakin kompleks. Indonesia sedang menghadapi darurat sampah, terutama dari sampah plastik yang jumlahnya terus meningkat,” tegas Nevi dalam keterangannya di Jakarta.

Mengacu pada data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2023, Nevi mengungkapkan bahwa rata-rata produksi sampah nasional mencapai 0,7 kilogram per orang per hari. Dari total sampah tersebut, sebanyak 11,4 juta ton atau sekitar 35,7 persen tidak terkelola dengan baik.

Lebih lanjut, data BPS 2024 menunjukkan sekitar 12 persen dari total timbunan sampah nasional merupakan sampah plastik, dengan volume mencapai 7,68 juta ton.

“Ini bukan sekadar angka, tetapi alarm keras bahwa bumi kita sedang dalam krisis,” ungkap Nevi.

Politisi perempuan asal Sumatera Barat II ini menekankan bahwa tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini, “Hentikan Polusi Plastik”, merupakan seruan nyata untuk perubahan. Ia mencontohkan bahwa penggunaan plastik telah menjadi kebiasaan yang sulit dihindari dalam kehidupan sehari-hari.

“Mulai dari membeli bubur pagi hingga belanja harian, plastik digunakan secara berlebihan dan jarang didaur ulang,” ujarnya.

Sebagai anggota Komisi XII DPR RI, Nevi turut menyoroti dampak serius sampah plastik terhadap lingkungan dan kesehatan manusia, mulai dari pencemaran air, kerusakan rantai makanan akibat mikroplastik, hingga penurunan kualitas tanah.

Menurutnya, persoalan ini hanya bisa diatasi jika ada perubahan pola konsumsi masyarakat secara menyeluruh serta keberanian politik untuk menetapkan regulasi yang tegas dan berpihak pada keberlanjutan.

Baca Juga:  Bahtra Banong Dorong Daerah Otonomi Baru Tingkatkan Kemandirian Fiskal

Nevi juga menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah dalam mempercepat penerbitan regulasi pembatasan plastik sekali pakai. Ia mendorong pemberian insentif kepada industri yang beralih ke kemasan ramah lingkungan dan memperluas edukasi mengenai prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) kepada seluruh lapisan masyarakat.

“PKS juga mengajak seluruh kader di semua level kepengurusan untuk menjadi pelopor gaya hidup minim plastik dan terus mengkampanyekan pentingnya kepedulian lingkungan. Kita hanya punya satu bumi, dan tanggung jawab menyelamatkannya ada di tangan kita semua,” tutup Nevi Zuairina.

 

Sumber: fraksi.pks.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru