Muhammad Syauqie Desak Pemerintah Segera Selesaikan Jalan Penghubung Kalbar-Kalteng

Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Syauqie | Foto: Istimewa

Jakarta, PR Politik (9/12) – Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Syauqie mendesak pemerintah untuk segera merealisasikan pembangunan jalan penghubung antara Desa Manis Mata di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dan Jembatan Jelai di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah. Meski Jembatan Jelai telah selesai dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, badan jalan sepanjang lima kilometer di wilayah Kalimantan Barat masih belum terbangun, membuat jalan tersebut belum fungsional.

Dalam kunjungan kerja reses ke Kalimantan Barat, Jumat (6/12/2024), Syauqie menyoroti pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kabupaten Ketapang, dan Komisi V DPR RI untuk mencari solusi atas persoalan ini.

“Kami meminta agar Pj Gubernur Kalimantan Barat dapat bersinergi dengan Komisi V DPR RI sehingga secara bersama mencarikan solusi terkait pembangunan jalan tersebut. Dengan demikian, masyarakat di Kalteng dan Kalbar dalam waktu dekat sudah dapat menggunakan jalan penghubung dengan melewati Jembatan Jelai,” ujar Syauqie.

Baca Juga: Bencana Melanda Sukabumi, Heri Gunawan Salurkan Bantuan ke Wilayah Terdampak

Sebagai alternatif, legislator dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyarankan agar pembangunan jalan tersebut diserahkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Menurutnya, pengambilalihan proyek oleh kementerian akan memastikan kelanjutan pembangunan sesuai dengan mekanisme anggaran yang tersedia.

“Jika tidak ada solusi dari Pj Gubernur Kalimantan Barat dan Bupati Ketapang, kami memberikan solusi agar bisa diserahkan ke Kementerian Pekerjaan Umum RI melalui Ditjen Bina Marga, sehingga dapat mengambil alih pembangunan jalan penghubung tersebut,” tegasnya.

Muhammad Syauqie juga meminta Kementerian PUPR untuk lebih responsif terhadap pembangunan infrastruktur jalan di Kalimantan. Syauqie menekankan bahwa keberadaan jalan sangat penting sebagai urat nadi perekonomian dan aktivitas sosial-keagamaan masyarakat di kedua wilayah.

Baca Juga:  Anggota DPR Novita Wijayanti Ajak Masyarakat Refleksi Komitmen Terhadap Masa Depan Anak-anak Bangsa

“Ini memiliki peran vital dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tutup Syauqie.

Pembangunan jalan lintas provinsi yang menghubungkan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas, mendukung aktivitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kedua wilayah secara signifikan.

 

Sumber: fraksipan.com

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru