Mahasiswa Indonesia Sabet Peringkat EFL di WUDC Sofia, Dubes Bulgaria Beri Apresiasi Tinggi

Sofia, PR Politik – Delegasi mahasiswa Indonesia berhasil menunjukkan taringnya dalam ajang World Universities Debating Championships (WUDC) 2026 yang berlangsung di Sofia, Bulgaria, pada 28 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026. Dalam kompetisi debat universitas terbesar di dunia tersebut, Indonesia mengirimkan sepuluh perwakilan yang bertugas sebagai tim petarung maupun juri internasional.

Partisipasi Indonesia kali ini mencakup tiga tim dari perguruan tinggi terkemuka, yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta. Di sisi lain, empat mahasiswa dari UKI, UK Petra, Universitas Brawijaya, dan Unpad dipercaya menjadi juri untuk menilai 336 tim dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Inggris, hingga Afrika Selatan.

Berlaga dengan format British Parliamentary, delegasi Indonesia mencatatkan posisi kompetitif pada kategori English as a Foreign Language (EFL). Dari total 62 tim di kategori tersebut, tim Universitas Indonesia menempati peringkat ke-23, disusul ITB di posisi ke-25, dan Unika Atma Jaya di peringkat ke-27.

Prestasi ini menjadi bukti ketajaman berpikir kritis dan kemampuan retorika mahasiswa Indonesia di tengah isu-isu global mulai dari politik, ekonomi, hingga etika internasional yang menjadi mosi debat.

Di sela-sela jadwal kompetisi yang padat, para mahasiswa menyempatkan diri berkunjung ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Sofia. Mereka disambut langsung oleh Duta Besar RI untuk Bulgaria, Listiana Operananta, yang memberikan apresiasi mendalam atas inisiatif para mahasiswa yang berangkat meski dengan biaya mandiri.

Dubes Listi menekankan bahwa pengalaman di WUDC merupakan investasi kepemimpinan jangka panjang. Partisipasi ini bukan sekadar mengejar trofi, melainkan membangun jejaring internasional yang krusial bagi masa depan para diplomat dan pembuat kebijakan masa depan Indonesia.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Sambut Hangat Presiden Peru, Perkuat Hubungan Diplomatik Jelang 50 Tahun

Keberhasilan delegasi di kancah internasional ini tidak lepas dari pembinaan di tingkat nasional melalui National University Debating Championship (NUDC). Ajang yang dikelola oleh Direktorat Belmawa, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini terus menjadi wadah utama dalam menjaring talenta debat terbaik sebelum diterjunkan ke panggung dunia seperti WUDC yang tahun depan dijadwalkan berlangsung di Ottawa, Kanada.

Kehadiran Indonesia di Sofia menegaskan bahwa suara generasi muda Nusantara mampu beresonansi di panggung intelektual global, membawa identitas dan nilai-nilai kritis bangsa ke hadapan masyarakat internasional.

sumber : Kemlu RI

Bagikan: